Porosjambimedia.com – Dibandingkan cake marmer jenis sponge, heavy dough memiliki rasa yang lebih gurih dan buttery. Tak heran jika kue ini sering dijadikan pilihan utama sebagai suguhan Lebaran atau bingkisan spesial untuk keluarga dan kerabat.
Cake marmer sendiri memiliki banyak variasi, mulai dari butter cake, sponge cake, hingga yang dibuat khusus dari putih telur. Pada resep kali ini, digunakan metode heavy dough yang menghasilkan kue lebih kokoh, wangi, dan tahan lama.
Berikut resep lengkap cake marmer heavy dough yang mudah diikuti dan cocok untuk pemula.
Bahan-Bahan
Bahan A
- 100 g butter (Hollmann)
- 50 g margarin
- 1 sdm pasta vanila butter
- 250 g gula halus
- 10 g susu kental manis
Bahan B
- 20 kuning telur (±400 g), kocok lepas
Bahan C (ayak dan campur)
- 50 g susu bubuk
- 20 g tepung maizena
- 200 g tepung terigu
- 1 sdt baking powder
Bahan D (untuk motif marmer)
- 1 sdm pasta cokelat Black Forest
- ½ sdm pasta mocca
Taburan
- Kenari iris tipis secukupnya
Cara Membuat
1. Kocok semua Bahan A menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi hingga lembut dan mengembang.
2. Di wadah terpisah, kocok Bahan B (kuning telur) dengan kecepatan sedang selama kurang lebih 10 menit hingga kental.
3. Turunkan kecepatan mixer pada adonan Bahan A, lalu masukkan Bahan B dan Bahan C secara bergantian sedikit demi sedikit hingga tercampur rata.
4. Ambil masing-masing 100 gram adonan ke dalam dua mangkuk terpisah.
- Mangkuk pertama campur dengan pasta cokelat.
- Mangkuk kedua campur dengan pasta mocca.
5. Tuang sisa adonan polos ke dalam loyang tulban yang telah dioles margarin.
6. Tambahkan adonan cokelat dan mocca secara berselang-seling di atas adonan utama.
7. Buat motif marmer dengan gerakan memutar menggunakan tusuk sate atau sendok.
8. Taburi permukaan adonan dengan irisan kenari.
9. Panggang dalam oven suhu 160°C menggunakan api bawah selama 50–60 menit hingga matang.
10. Angkat, diamkan sejenak, keluarkan dari loyang, lalu dinginkan sebelum disajikan.
Tips Membuat Cake Marmer Heavy Dough
1. Gunakan loyang dengan permukaan halus agar kue matang merata dan tidak mudah kering.
2. Waktu pemanggangan dapat disesuaikan dengan karakter oven masing-masing, lakukan tes tusuk sebelum mengangkat kue.
3. Pastikan semua bahan berada pada suhu ruang agar adonan tercampur sempurna.
(Khy)















