BPBD Kabupaten Bogor Catat 1.826 Bencana Sepanjang 2025, Lima Warga Meninggal Dunia

- Redaksi

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, Porosjambimedia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat sebanyak 1.826 kejadian bencana terjadi sepanjang periode Januari hingga Desember 2025. Dari jumlah tersebut, lima orang dilaporkan meninggal dunia akibat dampak bencana.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M. Adam Hamdani, mengatakan data tersebut merupakan hasil rekapitulasi kaji cepat yang dilakukan BPBD selama satu tahun terakhir.

“Rekapitulasi taksiran dampak kejadian bencana periode Januari sampai Desember 2025 tercatat sebanyak 1.826 kejadian, dengan korban meninggal dunia sebanyak lima orang,” ujar Adam, Jumat (2/1/2025).

Baca Juga :  Menag Nasaruddin Umar Laporkan Fasilitas Jet Pribadi ke Komisi Pemberantasan Korupsi

Berdasarkan data BPBD, angin kencang menjadi jenis bencana yang paling sering terjadi dengan 919 kejadian. Selanjutnya, tanah longsor menempati urutan kedua dengan 587 kejadian.

Selain itu, bencana banjir tercatat terjadi sebanyak 163 kejadian yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Bogor. BPBD juga mencatat 70 kejadian pergerakan tanah serta 47 kejadian bencana non-alam.

Untuk bencana geologi, gempa bumi dilaporkan terjadi sebanyak 26 kali sepanjang 2025. Sementara itu, bencana kekeringan tercatat sebanyak 11 kejadian, dan kebakaran hutan dan lahan sebanyak 3 kejadian.

Baca Juga :  Wako Alfin Temui Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Perjuangkan Peningkatan Dana Transfer Daerah

BPBD Kabupaten Bogor terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

(An)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB