Sebulan Pascabanjir Bandang dan Longsor, Warga Tukka Masih Berjuang Bangkit

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tapanuli Tengah, Porosjambimedia.com– Satu bulan berlalu sejak banjir bandang dan longsor melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara. Namun, jejak bencana masih jelas terlihat, khususnya di Kecamatan Tukka, yang menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah.

Pantauan di lapangan pada Jumat (26/12/2025) menunjukkan akses utama Jalan Humala Tambunan kini sudah dapat dilalui kendaraan. Meski demikian, sisa-sisa bencana masih membekas di sepanjang jalur tersebut. Areal persawahan dan deretan rumah warga tampak dipenuhi lumpur tebal, kayu-kayu besar, serta material yang terbawa arus banjir bandang.

Sebagian warga mulai berupaya membersihkan rumah mereka secara mandiri. Namun tidak sedikit pula bangunan yang belum tersentuh pembersihan karena keterbatasan tenaga dan peralatan. Di beberapa titik, warga terlihat berkumpul di depan rumah, mencoba bertahan di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih.

Baca Juga :  Pemkab Kerinci Percepat Transformasi Digital melalui Gerakan Sadar Tertib Arsip

Fasilitas umum juga belum sepenuhnya berfungsi. Sekolah Dasar Negeri di Kelurahan Tukka masih dipenuhi lumpur, begitu pula Kantor Camat Tukka yang belum dapat digunakan secara normal akibat endapan material bencana.

Seorang warga terdampak, Pautus Zebua (53), mengungkapkan bahwa kerusakan terparah terjadi di Kelurahan Hutanabolon. Menurutnya, banjir bandang telah menyapu bersih sejumlah rumah dan rumah ibadah.

“Di Hutanabolon paling parah. Banyak gereja dan rumah yang sudah tidak ada lagi, semuanya terseret banjir,” ujar Pautus saat ditemui di lokasi pengungsian.

Selama sebulan terakhir, Pautus bersama keluarganya terpaksa tinggal di tenda darurat. Meski tidak ada anggota keluarganya yang menjadi korban jiwa, ia menyebut banyak kerabat dan warga lain yang terdampak cukup parah.

Baca Juga :  Gejala Sepele Berujung Stroke: Pengalaman Perempuan 32 Tahun di Jakarta Selatan

Akibat rusaknya rumah ibadah, perayaan Natal tahun ini pun terpaksa dilakukan secara sederhana di area pengungsian.

“Karena gereja sudah hilang, perayaan Natal akhirnya dilakukan di pengungsian,” tuturnya.

Hingga kini, warga Kecamatan Tukka masih berharap adanya percepatan penanganan pascabencana, baik dalam bentuk pembersihan material, perbaikan fasilitas umum, maupun pembangunan kembali rumah warga agar kehidupan dapat segera kembali normal. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB