Jakarta, Porosjambimedia.com – Selama ini emas dikenal sebagai logam mulia bernilai tinggi. Namun di balik popularitas emas, terdapat logam lain yang justru memiliki harga lebih mahal, yakni iridium. Logam ini semakin sering diperbincangkan karena kelangkaannya serta perannya yang penting dalam berbagai industri modern.
Dalam beberapa tahun terakhir, nilai iridium terus menjadi sorotan, terutama karena harganya yang kerap melampaui emas meski bersifat fluktuatif. Lantas, apa sebenarnya iridium dan mengapa logam ini begitu berharga?
Iridium merupakan unsur kimia dengan nomor atom 77 yang termasuk dalam kelompok logam transisi. Dalam kondisi normal, iridium berbentuk padat dan memiliki karakteristik fisik yang sangat kuat. Logam ini dikenal memiliki kepadatan tinggi, titik leleh ekstrem, serta ketahanan luar biasa terhadap korosi.
Nama iridium berasal dari kata Yunani Iris yang berarti pelangi, merujuk pada warna-warna cerah yang muncul dari senyawa iridium tertentu. Menurut para ahli kimia, iridium bahkan tercatat sebagai unsur paling tahan terhadap korosi di seluruh tabel periodik.
Penemuan iridium dikaitkan dengan ahli kimia asal Inggris, Smithson Tennant, pada awal abad ke-19. Ia mengidentifikasi iridium saat meneliti residu bijih platinum yang dilarutkan menggunakan aqua regia, campuran asam kuat. Meski demikian, beberapa ilmuwan Prancis juga diyakini turut menemukan unsur ini pada periode yang hampir bersamaan.
Dari sisi kegunaan, iridium murni sangat jarang ditemukan di alam. Kandungan iridium dalam bijih mineral umumnya sangat kecil dan tersebar di beberapa wilayah dunia seperti Afrika Selatan, Rusia, Brasil, Alaska, dan Myanmar. Karena itu, iridium lebih sering dimanfaatkan dalam bentuk paduan, terutama dengan platinum.
Paduan iridium digunakan dalam berbagai keperluan, mulai dari perhiasan berkualitas tinggi, alat medis dan bedah, ujung pena, hingga komponen elektronik dan kontak listrik yang membutuhkan daya tahan ekstrem.
Dari segi harga, iridium termasuk salah satu logam termahal di dunia. Pada April 2025, harga iridium tercatat menembus lebih dari Rp 3 juta per gram. Angka tersebut jauh melampaui harga emas yang berada di kisaran Rp 1,9 juta hingga Rp 2 juta per gram pada periode yang sama.
Tingginya harga iridium dipengaruhi oleh kelangkaan pasokan serta meningkatnya kebutuhan industri teknologi dan manufaktur presisi. Kombinasi antara ketersediaan yang terbatas dan permintaan yang terus tumbuh membuat iridium memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. (Hst)















