KERINCI, Porosjambimedia.com — Dunia otomotif bersiap memasuki era baru. Produsen mobil asal Swedia, Volvo, mengumumkan bahwa mulai Juli 2026, model terbaru mereka, Volvo EX60, akan menjadi kendaraan pertama yang dilengkapi dengan sistem Gemini AI dari Google.
Langkah ini menjadikan Volvo Australia sebagai salah satu pionir dalam menghadirkan kecerdasan buatan tingkat lanjut di kendaraan produksi massal.
“Belum tersedia saat ini, tetapi akan segera hadir. Rencananya, Gemini AI akan kami sematkan pada model EX60 yang diluncurkan tahun depan,” ungkap Stephen Connor, Managing Director Volvo Australia, dikutip dari Drive.
Sebelumnya, Volvo telah mengonfirmasi bahwa seluruh model yang menggunakan sistem Google bawaan akan menerima pembaruan perangkat lunak berbasis Gemini AI pada akhir 2025. Pembaruan ini akan mengubah cara pengguna berinteraksi dengan kendaraan mereka, menjadikannya lebih intuitif dan responsif terhadap kebutuhan pengemudi.
Connor menjelaskan bahwa kehadiran Gemini AI akan membuka potensi besar bagi pengguna mobil Volvo.
“Kami semua sudah mulai menggunakan ChatGPT dan Gemini. Teknologi ini akan memberikan kemampuan lebih bagi pengguna, baik di dalam mobil maupun untuk keperluan sehari-hari. Mobil kini bukan hanya alat transportasi, tetapi juga asisten pribadi yang cerdas,” ujarnya.
Seorang juru bicara Volvo menambahkan bahwa kerja sama erat dengan Google memungkinkan perusahaan menghadirkan integrasi sistem hiburan yang lebih pintar dan konektivitas tanpa batas.
“Kami ingin menjadikan mobil bukan sekadar kendaraan dari titik A ke B, melainkan bagian dari gaya hidup digital yang menyeluruh,” jelasnya.
Kendaraan Volvo yang akan mendapatkan pembaruan sistem Gemini mencakup XC60 model 2022 ke atas, serta berbagai model lain yang sudah dilengkapi dengan Android Automotive OS.
Berbeda dengan Asisten Google generasi sebelumnya, Gemini AI menghadirkan peningkatan signifikan — mulai dari pencarian manual berbasis suara, konektivitas aplikasi lintas perangkat, hingga kemampuan memahami konteks perintah pengguna secara alami.
Integrasi ini menunjukkan ambisi Volvo untuk terus menjadi pelopor inovasi otomotif berbasis AI, menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih aman, personal, dan futuristik. (Hst)
Sumber Berita : Jambiindependent.co.id















