Google Tetapkan Syarat Tinggi untuk Gemini Intelligence, Ponsel RAM 12GB Jadi Standar Baru

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Google resmi memperkenalkan branding baru untuk lini kecerdasan buatan (AI) mereka yang diberi nama Gemini Intelligence. Teknologi ini digadang-gadang akan menghadirkan pengalaman AI generatif yang lebih canggih pada perangkat premium, namun di balik kecanggihannya tersimpan syarat spesifikasi yang cukup berat.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada halaman resmi Gemini Intelligence, Google menetapkan sejumlah standar perangkat keras dan perangkat lunak yang tinggi agar fitur AI tersebut dapat berjalan optimal di smartphone Android.

Salah satu syarat utama adalah perangkat harus menggunakan chipset kelas flagship dengan dukungan AI Core serta Gemini Nano v3 atau versi yang lebih tinggi. Selain itu, smartphone juga diwajibkan memiliki kapasitas RAM minimal 12GB.

Tak hanya dari sisi hardware, Google juga menetapkan persyaratan dukungan perangkat lunak yang ketat. Produsen ponsel diwajibkan memberikan minimal lima kali pembaruan sistem operasi Android serta enam tahun pembaruan keamanan berkala.

Selain itu, perangkat juga harus memenuhi standar kualitas tertentu, termasuk tingkat stabilitas sistem dan minimnya crash saat menjalankan fitur AI.

Persyaratan tersebut membuat daftar perangkat yang kompatibel dengan Gemini Intelligence menjadi cukup terbatas. Saat ini, dukungan Gemini Nano v3 disebut baru tersedia untuk sebagian besar perangkat flagship yang dirilis pada akhir 2025 hingga 2026.

Baca Juga :  185 Lapangan Padel Belum Kantongi PBG, DPRD DKI Desak Penertiban Bertahap

Beberapa perangkat yang diperkirakan mendukung fitur tersebut antara lain seri Google Pixel 10 dan Samsung Galaxy S26.

Sementara itu, sejumlah perangkat premium generasi sebelumnya seperti Google Pixel 9 dan Samsung Galaxy Z Fold 7 disebut belum memenuhi syarat penuh untuk menjalankan Gemini Intelligence.

Meski demikian, masih ada kemungkinan dukungan tersebut hadir melalui pembaruan sistem operasi di masa mendatang, mengingat halaman pengembang Google saat ini masih merujuk pada dukungan API dan belum sepenuhnya memastikan ketersediaan final Gemini Nano v3.

Persyaratan RAM minimal 12GB juga secara tidak langsung membantah rumor yang sebelumnya beredar mengenai Google Pixel 11. Sebelumnya, sempat muncul kabar bahwa model dasar Pixel 11 akan menggunakan RAM 8GB demi menekan biaya produksi.

Namun jika rumor tersebut benar, maka perangkat flagship Google itu justru tidak akan mampu menjalankan Gemini Intelligence, sehingga dinilai kurang masuk akal mengingat Google sendiri sedang mendorong pengembangan AI secara besar-besaran.

Di balik spesifikasi tinggi tersebut, Gemini Intelligence menawarkan sejumlah fitur AI canggih yang diklaim mampu mengubah smartphone menjadi “sistem intelijen” pribadi.

Baca Juga :  Wako, Alfin & Wawako Azhar Hamzah Sambut Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Komisi V

Salah satu fitur unggulannya adalah Rambler, yakni kemampuan AI untuk merapikan hasil dikte suara yang berantakan menjadi teks yang lebih rapi dan terstruktur, bahkan ketika pengguna berbicara menggunakan campuran beberapa bahasa.

Selain itu, tersedia pula fitur pengisian formulir otomatis yang memungkinkan AI membaca data dari foto di galeri ponsel, seperti informasi paspor atau tiket penerbangan, untuk mengisi formulir secara instan tanpa pengetikan manual.

Google juga menghadirkan fitur Vibe Code yang memungkinkan pengguna membuat widget kustom secara otomatis sesuai kebutuhan dan informasi yang diinginkan.

Seluruh fitur Gemini Intelligence dijadwalkan mulai hadir pertama kali pada perangkat Pixel dan Samsung Galaxy generasi terbaru pada akhir tahun 2026 mendatang. (Hst)

Berita Terkait

Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Presiden Club UNJA Resmi Terbentuk, Himpun Presiden Mahasiswa Lintas Generasi untuk Mengabdi bagi Almamater dan Bangsa
Sah! Reval Kurniawan Nahkodai MMA Jambi. Era Baru Dimulai :  MMA Jambi Siap Guncang Oktagon Nasional !
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Sukses Hibur Masyarakat
Dukung Pemasyarakatan yang Lebih Baik- Staf Menteri IMIPAS Resmikan Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi
Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB