Iran – israel, AS ikut campur : PBB Buka Suara

- Redaksi

Senin, 23 Juni 2025 - 08:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com – Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) António Guterres menyuarakan keprihatinan mendalam atas penggunaan kekuatan militer oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. Lewat unggahan di akun resmi Instagram-nya, Guterres menyebut tindakan tersebut sebagai eskalasi berbahaya yang mengancam perdamaian dunia.

“Saya sangat prihatin atas penggunaan kekuatan oleh Amerika Serikat terhadap Iran hari ini. Ini adalah eskalasi berbahaya di kawasan yang sudah berada di tepi jurang-dan merupakan ancaman langsung bagi perdamaian dan keamanan internasional,” tulis Guterres di akun @antonioguterres seperti dikutip di Jakarta, Minggu (22/6/2025).

Ia menegaskan, konflik yang semakin memanas antara AS dan Iran berpotensi cepat lepas kendali. Itu juga dapat menimbulkan dampak bencana, terutama bagi warga sipil, kawasan Timur Tengah, bahkan dunia secara luas.

Baca Juga :  LAM-SAK Peringati Hari Pahlawan Bersama Pemerintah Daerah Kerinci

“Tidak ada solusi militer. Satu-satunya jalan ke depan adalah diplomasi. Satu-satunya harapan adalah perdamaian,” tegasnya.

Guterres juga menyerukan kepada seluruh negara anggota PBB untuk menahan diri dan mematuhi Piagam PBB serta hukum internasional. Ia meminta agar semua pihak menghindari spiral kekacauan yang bisa membawa dunia pada konflik global.

“Saya menyerukan kepada negara-negara anggota untuk melakukan de-eskalasi dan menegakkan kewajiban mereka di bawah Piagam PBB serta aturan hukum internasional lainnya,” ungkapnya menambahkan.

Baca Juga :  Ekspor Produk Elektronik Rumah Tangga Indonesia Meningkat ke Pasar Mesir Tahun 2024

Pernyataan ini datang di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Teheran, menyusul insiden militer terbaru yang dikabarkan terjadi di kawasan Teluk. Belum ada tanggapan resmi dari pihak Gedung Putih terkait pernyataan Guterres ini.

Sumber Berita : BBC

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB