POROS, Sungai Penuh – Dalam rangka meningkatkan efektivitas sistem pengawasan dan pengecekan data WBP, Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Sungai Penuh meluncurkan inovasi berbasis teknologi berupa STEREK QR Code, yang dipasang di setiap kamar hunian WBP.
Pemasangan QR Code dilakukan langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Ricko Darusian, didampingi oleh staf KPR dan anggota regu jaga. Inovasi ini memungkinkan petugas jaga untuk melakukan pemindaian QR Code di kamar hunian melalui perangkat mobile yang telah terhubung dengan sistem monitoring berbasis online. Data pemindaian secara otomatis terlihat dan dapat dimonitor oleh petugas terkait
Ka. KPR Ricko Darusian menyampaikan bahwa inovasi ini dirancang untuk memperkuat akuntabilitas dan transparansi dalam sistem pengamanan.“Dengan STEREK, kami ingin memastikan data tersebut mudah dipantau, dan tidak ada ruang untuk kelalaian. Ini merupakan bentuk adaptasi teknologi demi pengawasan yang lebih baik,” tegasnya.
Sementara itu, Karutan Sahat Parsaulian mengapresiasi langkah KPR dan tim dalam mengembangkan sistem yang progresif.“Inovasi seperti ini sangat dibutuhkan di era digital. Karena dapat memudahkan petugas dalam pengecekan data WBP” ungkapnya.
Dengan hadirnya STEREK QR Code, Rutan Sungai Penuh terus menunjukkan komitmennya dalam membangun sistem pengamanan yang modern, adaptif, dan berintegritas tinggi.
Editor : Hesty
Sumber Berita : Rutan sungai penuh















