Ekonomi dan stabilitas politik RI mengkhawatirkan, Kaum Elite Indonesia alihkan aset ke luar negeri

- Redaksi

Senin, 21 April 2025 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POROS, JAKARTA  – Kaum elit Indonesia mengalihkan ke aset luar negeri. Selain ketidakpastian pasar keuangan akibat perang dagang , persoalan ekonomi dan politik dalam negeri ditengarai memicu kekhawatiran mereka.

Menurut Bloomberg, orang-orang kaya Indonesia telah mulai mentransfer ratusan juta dolar ke luar negeri sejak akhir tahun lalu.

Salah satunya Chan seorang mantan eksekutif berusia 40-an di sebuah perusahaan besar Indonesia, ia mengatakan “Saya telah meningkatkan pembelian USDT (Tether) saya dalam beberapa bulan terakhir.” dikutiip dari Bloomberg.

“Hal ini memungkinkan saya untuk menjaga nilai aset saya dan memindahkannya melintasi batas negara tanpa transportasi fisik. Saya benar-benar khawatir tentang prospek ekonomi Indonesia dan risiko terhadap stabilitas politik,” imbuh Chan.

Jika dilihat dari pergerakan historis USDT/Tether, di sepanjang 2024 Tether naik hingga 121,31% di level 93.576. Hal ini yang mendorong sebagian aset orang kaya Tanah Air memindahkannya ke USDT/Tether.

Jika dibandingkan dengan pergerakan historis bursa saham Tanah Air Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2024, justru berbanding terbalik. Di sepanjang 2024, IHSG mencatatkan penurunan sebesar 2,65%. Bahkan penurunan IHSG berlanjut hingga sepanjang 2025 sebesar 9,06% hingga perdagangan Kamis (17/4/2025) di level 6.438,27.

Chan tidak sendirian. Lebih dari puluhan manajer kekayaan, bankir swasta, dan penasihat keuangan melaporkan bahwa banyak klien kaya mengikuti jalur yang sama.

Orang-orang ini memindahkan aset ke emas, real estat, dan mata uang kripto sebagai sarana yang memungkinkan transfer rahasia dalam jumlah besar. Seorang bankir swasta mencatat bahwa beberapa klien Indonesia dengan kekayaan bersih antara US$100 juta dan US$400 juta telah mengalihkan hingga 10% portofolio mereka ke kripto sejak Oktober.

Baca Juga :  Hujan Deras, Jalan Puncak Tapan dan Siulak lumpuh tertimbun longsor

Tren ini meningkat setelah rupiah melemah pada  Maret. Sebuah perusahaan keuangan mengungkapkan telah memindahkan sekitar US$50 juta uang klien Indonesia ke Dubai dan Abu Dhabi, terutama untuk membeli properti perumahan dan komersial atas nama kerabat dan teman, bagian dari upaya untuk menghindari deteksi.

Beberapa klien bahkan telah mendapatkan visa kerja di Dubai, yang memungkinkan mereka untuk mendirikan perusahaan cangkang untuk transaksi properti dengan nama perusahaan.

Jika melihat laporan harga properti perumahan di United Arab Emirates, terdapat peningkatan harga jual property di Abu Dhabi dan Dubai.

Indeks Harga Penjualan Properti Hunian Abu Dhabi meningkat sebesar 1,20 poin, dari 94,69 menjadi 95,89, yang menunjukkan peningkatan sebesar 1,26% pada Februari 2025. Harga juga meningkat sebesar 12,34% secara tahunan (yoy).

Sementara itu, Indeks Harga Penjualan Properti Hunian Dubai meningkat sebesar 2,15 poin, dari 133,43 menjadi 135,58, yang menunjukkan peningkatan sebesar 1,62% pada Februari 2025. Harga juga meningkat sebesar 17,51% secara tahunan (yoy)

Kelas Menengah Beralih ke Emas sebagai Tempat Berlindung

Bukan hanya orang-orang superkaya yang ingin melindungi kekayaan mereka. Kelas menengah juga mulai melindungi aset mereka, meskipun strategi mereka berbeda. Alih-alih mentransfer uang ke luar negeri, mereka beralih ke emas fisik.

Baca Juga :  Dandim 0417 Kerinci Sambut Kunjungan LAM Kerinci

Diketahui harga emas terus mengalami lonjakan yang cukup cepat. Secara historis, harga emas dunia di sepanjang 2024 telah mengalami lonjakan 27,21%. Kenaikan tersebut tak berhenti begitu saja, di sepanjang 2025 harga emas kembali melonjak mencapai 26,82% hingga perdagangan Kamis (17/4/2025) di level US$3.327,54 per troy ons.

Kenaikan harga emas tentu saja berdampak langsung pada kenaikan harga Logam Mulia (LM) Antam. Harga emas LM Antam per Sabtu (19/4/2025) telah mencapai harga Rp1.965.000 per gram. Hal ini berarti kenaikan harga emas LM Antam di sepanjang 2025 telah mencapai 29,70% dari harga emas per akhir Desember 2024 yang berada di Rp1.515.000 per gram.

Kenaikan tersebut akan segera menyusul kenaikan emas di sepanjang 2024. Pada 2024 harga emas LM Antam tercatat naik 34,07% menjadi Rp1.515.000 per gram pada akhir Desember 2024 dari Rp1.130.000 per gram pada akhir Desember 2023.

Sumber Berita : CNBC

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB