Kebakaran Meluas, TNBTS Hentikan Sementara Seluruh Aktivitas Wisata Gunung Bromo

- Redaksi

Minggu, 13 September 2026 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, Porosjambimedia.com– Aktivitas wisata di kawasan Gunung Bromo resmi dihentikan sementara setelah kebakaran hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilaporkan semakin meluas.

Balai Besar TNBTS memberlakukan penutupan total kunjungan wisata Gunung Bromo mulai Sabtu (12/9/2026). Kebijakan tersebut berlaku bagi wisatawan yang hendak memasuki kawasan Bromo melalui seluruh pintu masuk.

Penutupan ditetapkan melalui Pengumuman Nomor PG.23/T.8/TU/HMS.01.07/B/09/2026 yang diterbitkan Balai Besar TNBTS di Malang pada 12 September 2026.

Kebakaran dan Angin Jadi Pertimbangan

Balai Besar TNBTS menjelaskan, kondisi musim kemarau membuat vegetasi di kawasan taman nasional, terutama rerumputan, berada dalam kondisi kering. Situasi tersebut meningkatkan potensi api untuk berkembang dan menyebar dengan cepat.

Risiko penyebaran semakin besar apabila kondisi angin kencang terjadi di sekitar kawasan terdampak.

Selain ancaman api, kepulan asap yang semakin tebal juga menjadi perhatian pengelola. Asap berpotensi mengurangi jarak pandang serta mengganggu pergerakan di kawasan wisata.

Faktor keselamatan pengunjung menjadi pertimbangan utama dalam keputusan penutupan tersebut.

Penutupan untuk Mempermudah Pemadaman

Kepala Balai Besar TNBTS Rudijanta Tjahja Nugraha mengatakan, penghentian kunjungan wisata juga bertujuan memberikan ruang yang lebih efektif bagi petugas dalam melakukan penanganan kebakaran.

Baca Juga :  Ketua PERMAHI Jambi serukan Jambi darurat PETI!

“Dalam rangka efektivitas upaya penanganan dan pemadaman kebakaran, serta memperhatikan keamanan dan keselamatan pengunjung, kunjungan wisata Gunung Bromo dari seluruh pintu masuk ditutup total untuk kunjungan wisata,” demikian keterangan dalam pengumuman Balai Besar TNBTS.

Selama penutupan berlangsung, akses menuju lokasi kebakaran dibatasi. Kawasan terdampak hanya dapat dimasuki petugas, mitra dan relawan yang memiliki tugas dalam proses penanganan serta pemadaman kebakaran.

Masyarakat maupun wisatawan diminta tidak mendekati titik kebakaran karena kondisi kawasan masih berpotensi membahayakan keselamatan.

Tiket Bisa Dijadwal Ulang atau Dikembalikan

Wisatawan yang sebelumnya telah membeli tiket masuk Gunung Bromo melalui situs resmi TNBTS tidak perlu khawatir.

Balai Besar TNBTS memberikan opsi penjadwalan ulang (reschedule) maupun pengembalian biaya (refund) bagi tiket yang terdampak masa penutupan.

Mekanisme pelaksanaan reschedule dan refund akan diinformasikan lebih lanjut oleh pihak pengelola.

Wisatawan juga diminta tidak mengambil keputusan berdasarkan informasi yang belum terverifikasi dan mengikuti perkembangan kondisi kawasan melalui kanal resmi Balai Besar TNBTS.

Ranu Regulo Tetap Dapat Dikunjungi

Meskipun Gunung Bromo ditutup total untuk kegiatan wisata, kawasan Ranu Regulo masih dapat dikunjungi wisatawan dengan tetap mengikuti ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Patroli Dini Hari Brimob Polda Metro Jaya Cegah Aksi Kekerasan, Belasan Remaja Diamankan di Jakarta Timur

Sementara itu, pembukaan kembali wisata Gunung Bromo belum ditentukan. Aktivitas kunjungan baru akan dipertimbangkan setelah melihat perkembangan kebakaran, efektivitas penanganan, kondisi lingkungan dan faktor keselamatan.

Penutupan akan tetap diberlakukan sampai terdapat pengumuman resmi mengenai perubahan kebijakan.

Wisatawan Diminta Utamakan oKeselamatan

Balai Besar TNBTS mengimbau wisatawan, masyarakat sekitar, pelaku jasa wisata serta seluruh pihak terkait untuk mematuhi ketentuan penutupan.

Keputusan tersebut bukan hanya berkaitan dengan pembatasan aktivitas wisata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mempercepat penanganan kebakaran dan mengurangi risiko terhadap keselamatan manusia.

Masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi TNBTS sebelum merencanakan perjalanan ke kawasan Bromo.

Untuk sementara, keindahan Bromo harus menunggu hingga kondisi kawasan kembali aman. Keselamatan pengunjung dan keberhasilan penanganan kebakaran menjadi prioritas utama sebelum aktivitas wisata dibuka kembali. (Hst)

Berita Terkait

BGN Perbarui Data Penerima MBG, 1.653 Sekolah Dikeluarkan dari Daftar Sasaran
Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 08:59 WIB

Kopi Kerinci Diproyeksikan Tembus Pasar Global, Pemprov Jambi Siapkan Strategi Ekspor Terpadu

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 13:38 WIB

Gelar Bimwin Gelombang II Tahun 2026, Kemenag Kerinci Dorong Catin Siapkan Diri Menuju Keluarga Sakinah

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Berita Terbaru