Listrik Kerinci dan Sungai Penuh Tetap Stabil Saat Blackout Sumatera, Disuplai Langsung dari PLTA KMH

- Redaksi

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerinci, Porosjambimedia.com – Di saat sejumlah daerah di Pulau Sumatera mengalami gangguan kelistrikan besar atau blackout, pasokan listrik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dipastikan tetap aman dan stabil tanpa mengalami pemadaman.

Kondisi tersebut terjadi karena sistem jaringan listrik di wilayah Kerinci dan Sungai Penuh memiliki jalur transmisi tersendiri yang tidak sepenuhnya bergantung pada jaringan utama yang mengalami gangguan.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, suplai listrik untuk wilayah Kerinci dan Kota Sungai Penuh menggunakan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang terhubung dari Bangko menuju Gardu Induk Koto Lolo hingga Sungai Liuk, Kota Sungai Penuh.

Dengan sistem transmisi yang terpisah tersebut, aliran listrik di dua wilayah itu tetap berjalan normal meskipun sejumlah daerah lain di Sumatera mengalami pemadaman massal.

Selain ditopang jaringan transmisi khusus, pasokan listrik di Kerinci dan Sungai Penuh juga berasal dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) milik PT Kerinci Merangin Hidro (KMH) yang berada di wilayah Batang Merangin.

Keberadaan sistem kelistrikan mandiri tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kestabilan pasokan listrik di wilayah paling barat Provinsi Jambi itu, sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal di tengah blackout yang terjadi di sejumlah daerah lain.

Baca Juga :  Komika Pandji Dijatuhi Sanksi Adat Toraja: Harus Bayar 96 Hewan Kurban dan Rp.2 Miliar

Manager PLN ULP Sungai Penuh, Eko Pitono, saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa Kerinci dan Kota Sungai Penuh tidak terdampak blackout pada transmisi 275 kilo volt jalur Bungo–Sungai Rumbai.

Menurutnya, suplai listrik untuk wilayah Kerinci dan Sungai Penuh berasal langsung dari PLTA PT KMH di Batang Merangin yang tersambung ke transmisi Bangko hingga Sungai Liuk.

“Gangguan terjadi pada transmisi Muara Bungo–Sungai Rumbai sehingga tidak semua pembangkit di Sumatera dapat menyalurkan energi listriknya,” ujar Eko.

Meski demikian, ia menyebut kemungkinan pemadaman bergilir masih dapat terjadi apabila diperlukan untuk membantu pemulihan pasokan listrik di wilayah lain yang mengalami padam cukup lama.

“Untuk saat ini masih banyak wilayah lain yang padam. Kemungkinan terburuknya, Kerinci dan Sungai Penuh juga bisa mengalami pemadaman bergilir agar wilayah lain yang sudah lama padam dapat kembali menyala,” katanya.

Sementara itu, Manager PLTA PT KMH, Aslori, mengatakan bahwa seluruh turbin pembangkit milik perusahaan kini telah beroperasi penuh dan mulai menyuplai listrik ke PLN sejak 15 November 2025.

Baca Juga :  Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026, Ini Panduan Lengkap Lapor Pajak via Coretax

Ia menjelaskan, satu turbin PLTA mampu menghasilkan daya sebesar 87,4 megawatt. Dengan total empat turbin yang beroperasi, PLTA PT KMH mampu memproduksi listrik hingga sekitar 350 megawatt.

“PLTA menyuplai listrik sesuai kebutuhan PLN. Pada siang hari biasanya sekitar 100 MW, sedangkan saat beban puncak mulai pukul 17.00 WIB hingga malam hari, suplai dapat mencapai 350 MW,” jelas Aslori.

Menurutnya, energi listrik dari PLTA tersebut disalurkan ke jaringan transmisi Bangko–Koto Lolo–Sungai Liuk, sehingga wilayah Kerinci dan Sungai Penuh memiliki cadangan pasokan listrik yang sangat memadai.

“Untuk kebutuhan listrik Kerinci dan Sungai Penuh sangat berlebih. Bahkan untuk skala Provinsi Jambi juga masih surplus,” tutupnya.

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 140 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB