KERINCI, Porosjambimedia.com– Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Kerinci pada Rabu (20/5/2026) sore menyebabkan banjir di sejumlah titik. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah berada di kawasan Tanjung Pauh Mudik, Kecamatan Danau Kerinci Barat, yang meliputi lima desa terdampak genangan air.
Tingginya intensitas hujan membuat debit air dari kawasan perbukitan we meningkat drastis dan mengalir deras menuju permukiman warga. Akibatnya, sejumlah rumah masyarakat dilaporkan tergenang air dan aktivitas warga terganggu.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Kerinci Monadi langsung menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk bergerak cepat melakukan penanganan di lapangan.
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kerinci bersama BPBD Kabupaten Kerinci dan pihak Kecamatan Danau Kerinci Barat langsung turun melakukan peninjauan ke lokasi banjir guna mengetahui penyebab utama sekaligus menyiapkan langkah penanganan.
Sekitar pukul 19.30 WIB, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Kerinci Maya Novefri Handayani bersama Kalak BPBD Kerinci dan Camat Danau Kerinci Barat mendatangi kawasan terdampak banjir.
Maya menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penelusuran terhadap titik aliran air yang menyebabkan banjir di kawasan permukiman warga.
Menurutnya, berdasarkan hasil peninjauan sementara, debit air cukup besar berasal dari kawasan perbukitan dan langsung mengalir ke permukiman masyarakat akibat tingginya curah hujan.
Pihak PUPR juga akan melakukan kajian teknis guna menentukan solusi penanganan jangka pendek maupun jangka panjang agar banjir serupa tidak kembali terjadi saat musim hujan.
Sementara itu, Camat Danau Kerinci Barat Noverman Nurdin mengatakan pemerintah kecamatan akan terlebih dahulu menggelar hearing atau musyawarah bersama kepala desa dan tokoh masyarakat sebelum dilakukan tindakan di lapangan.
Musyawarah tersebut bertujuan menyepakati langkah penanganan yang akan dilakukan sehingga proses penanggulangan banjir dapat berjalan efektif dan mendapat dukungan masyarakat.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah cepat mengingat banjir yang datang secara tiba-tiba membuat aktivitas masyarakat terganggu dan menyebabkan sejumlah rumah mengalami genangan air cukup tinggi. (Hst)















