Harga Pupuk Subsidi Turun 20%, Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan di Tengah.

- Redaksi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 03:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Pemerintah Indonesia melalui kebijakan Presiden Prabowo Subianto resmi menurunkan harga pupuk subsidi untuk petani sebesar 20 persen di tengah kondisi geopolitik dunia yang memanas. Kebijakan tersebut dilakukan tanpa menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sektor pertanian nasional sekaligus memenuhi kebutuhan pupuk bagi petani di seluruh Indonesia.

Menurut Amran, penguatan industri pupuk nasional turut didukung meningkatnya kapasitas produksi dalam negeri serta keberhasilan ekspor pupuk ke pasar internasional, termasuk Australia.

“Di saat geopolitik dunia memanas, Indonesia justru mampu menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20 persen untuk petani,” ujar Amran saat menghadiri pelepasan ekspor perdana produk urea PT Pupuk Indonesia melalui PT Pupuk Kalimantan Timur di Pelabuhan Bontang, Kalimantan Timur.

Selain menurunkan harga, pemerintah juga menambah alokasi pupuk subsidi sebanyak 700 ribu ton guna memperluas akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

Baca Juga :  Jarang Bergosip hingga Minim Distraksi, Ini 4 Kebiasaan yang Hampir Tak Dilakukan Orang Ber-IQ Tinggi

Amran menyebut kebijakan tersebut menjadi kabar baik bagi jutaan petani Indonesia, khususnya petani padi yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Di sisi lain, Indonesia juga mencatat tonggak baru dalam transformasi industri pupuk nasional melalui ekspor pupuk urea ke Australia dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun.

Ekspor perdana yang dilepas mencapai 47.250 ton pupuk urea dengan nilai sekitar Rp600 miliar. Jumlah tersebut merupakan tahap awal dari kerja sama ekspor sebesar 250.000 ton dan ditargetkan meningkat hingga 500.000 ton pada tahap berikutnya.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan sektor pupuk antara Indonesia dan Australia melalui skema government-to-government (G2G).

Setelah Australia, pemerintah juga mulai mengarahkan ekspansi pasar ekspor pupuk nasional ke sejumlah negara strategis lainnya seperti India, Filipina, Brasil, dan Bangladesh.

Baca Juga :  WALHI Jambi Laporkan Jamtos,JBC,dan Perumahan Roma Estate ke Polda Jambi

Sementara itu, Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara kedua negara di sektor pupuk dan ketahanan pangan.

Menurutnya, kerja sama tersebut mencerminkan hubungan persahabatan dan kemitraan yang kuat antara Indonesia dan Australia serta memberikan manfaat langsung bagi sektor pertanian kedua negara.

Ia menjelaskan pupuk dari Indonesia akan membantu petani Australia meningkatkan produksi komoditas pangan seperti gandum yang juga digunakan untuk kebutuhan pangan di Indonesia.

Kerja sama tersebut dinilai menjadi contoh nyata kolaborasi internasional yang saling menguntungkan di tengah tantangan global saat ini. (Hst)

Berita Terkait

Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Presiden Club UNJA Resmi Terbentuk, Himpun Presiden Mahasiswa Lintas Generasi untuk Mengabdi bagi Almamater dan Bangsa
Sah! Reval Kurniawan Nahkodai MMA Jambi. Era Baru Dimulai :  MMA Jambi Siap Guncang Oktagon Nasional !
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Sukses Hibur Masyarakat
Dukung Pemasyarakatan yang Lebih Baik- Staf Menteri IMIPAS Resmikan Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi
Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB