Prabowo Desak Potongan Ojol di Bawah 10 Persen, Aplikator Diingatkan Ikuti Aturan

- Redaksi

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Presiden Prabowo Subianto secara tegas meminta perusahaan aplikator ojek online (ojol) seperti Gojek dan Grab untuk menurunkan potongan aplikasi menjadi di bawah 10 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional di kawasan Monumen Nasional, Jumat (1/5/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menilai potongan aplikasi yang saat ini berkisar 20 persen bahkan lebih, terlalu besar dan memberatkan para pengemudi ojol yang bekerja di lapangan.

“Pengemudi ojol bekerja keras dan mempertaruhkan keselamatan setiap hari. Tidak adil jika potongan yang dikenakan masih sebesar itu,” tegasnya di hadapan ribuan massa buruh.

Baca Juga :  Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Fitri, Pemkab Kerinci Gandeng Bulog dan Pertamina Gelar Operasi Pasar

Ia bahkan menekankan bahwa potongan 10 persen pun masih dianggap terlalu tinggi. Menurutnya, angka yang ideal harus berada di bawah 10 persen agar lebih berpihak pada kesejahteraan mitra pengemudi.

Lebih lanjut, Prabowo memberikan peringatan kepada perusahaan aplikator agar mengikuti kebijakan tersebut. Ia menegaskan bahwa perusahaan yang tidak bersedia menyesuaikan diri sebaiknya tidak menjalankan usahanya di Indonesia.

Pernyataan ini disambut antusias oleh para pengemudi ojol yang selama ini menuntut penurunan potongan aplikasi. Dalam beberapa tahun terakhir, aksi demonstrasi dari komunitas ojol kerap terjadi untuk memperjuangkan keseimbangan pendapatan.

Baca Juga :  400 ASN DILAPORKAN LAKUKAN PELANGGARAN NETRALITAS PEMILU 2024

Berdasarkan aturan yang berlaku melalui Keputusan Menteri Perhubungan, potongan aplikasi memang dibatasi maksimal 20 persen. Namun, sejumlah asosiasi pengemudi menyebutkan bahwa di lapangan potongan tersebut bisa mencapai 30 hingga 40 persen.

Kondisi tersebut dinilai semakin menekan penghasilan pengemudi, sehingga kebijakan penurunan potongan diharapkan menjadi solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan mereka. (Hst)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB