Kerinci, Porosjambimedia.com– Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Kerinci. Dinas PUPR Kabupaten Kerinci membuka program pelatihan tenaga kerja konstruksi lengkap dengan sertifikasi kompetensi yang dapat diikuti secara gratis.
Program ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi, sekaligus mendorong tenaga kerja lokal agar memiliki kompetensi yang diakui secara nasional melalui sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi.
Jenjang 1: Tukang Pasang Bata
Jenjang 2: Tukang Plester Bangunan Gedung
Jenjang 3: Operator Wheel Excavator
Jenjang 4: Teknisi Laboratorium Beton Aspal
Jenjang 4: Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bronjong
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi peserta meliputi scan ijazah terakhir, scan KTP, pas foto ukuran 3×4 sebanyak dua lembar, serta surat keterangan kerja. Peserta juga diwajibkan mengisi formulir pendaftaran melalui website SKK Online atau dengan memindai QR code yang tersedia.
Berkas pendaftaran diserahkan ke Dinas PUPR Kabupaten Kerinci paling lambat pada 22 Mei 2026.
Pelatihan ini ditujukan untuk berbagai kualifikasi jabatan kerja, di antaranya:
Jenjang 1: Tukang Pasang Bata
Jenjang 2: Tukang Plester Bangunan Gedung
Jenjang 3: Operator Wheel Excavator
Jenjang 4: Teknisi Laboratorium Beton Aspal
Jenjang 4: Pelaksana Lapangan Pekerjaan Bronjong
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi peserta meliputi scan ijazah terakhir, scan KTP, pas foto ukuran 3×4 sebanyak dua lembar, serta surat keterangan kerja. Peserta juga diwajibkan mengisi formulir pendaftaran melalui website SKK Online atau dengan memindai QR code yang tersedia.
Berkas pendaftaran diserahkan ke Dinas PUPR Kabupaten Kerinci paling lambat pada 22 Mei 2026.
Program pelatihan ini dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 dan akan dilaksanakan di kantor Dinas PUPR Kabupaten Kerinci.
Menariknya, peserta akan mendapatkan berbagai fasilitas seperti alat pelindung diri (APD), sertifikat kompetensi kerja (SKK) bagi yang dinyatakan lulus, bimbingan dari instruktur bersertifikat, konsumsi, serta uang saku.
Program ini tidak dipungut biaya alias gratis, namun kuota peserta terbatas sehingga masyarakat diimbau segera mendaftar sebelum batas waktu yang ditentukan.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi panitia melalui kontak yang tersedia.














