Kontradiksi RKPD Kerinci 2026: Antara Komitmen Lingkungan dan Ancaman Ekosida

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAMBI, Porosjambimedia.com Koordinator Daerah BEM Nusantara Wilayah Jambi, Fadhil Ikhsan Mahendra, memberikan catatan kritis terhadap dokumen Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Kerinci tahun 2026. Dalam agenda “Ramadhan Mengabdi: Laboratorium Kebijakan Daerah”, BEM Nusantara menilai terdapat kesenjangan signifikan antara narasi perencanaan di atas kertas dengan realitas ekologis di lapangan.

Fadhil menyoroti ambisi Pemerintah Kabupaten Kerinci yang tertuang dalam RKPD 2026 mengenai peningkatan kualitas lingkungan hidup dan mitigasi risiko bencana. Namun, klaim tersebut dinilai kontradiktif dengan temuan aktivitas destruktif yang terus berlangsung tanpa penindakan tegas.

“Pemerintah Daerah berkomitmen menurunkan risiko bencana, namun faktanya diduga terjadi deforestasi masif di kawasan Gunung Kerinci serta manipulasi aliran hidrologi danau melalui sungai buatan untuk kepentingan energi (PLTA). Lebih jauh, terdapat indikasi aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merambah kawasan lindung TNKS. Kami melihat adanya anomali antara dokumen kebijakan dengan fakta lapangan,” ujar Fadhil dalam keterangannya.

Baca Juga :  Politic is everything - Penulis: Erlia zenita laurent

BEM Nusantara juga mengkritisi strategi mitigasi bencana dalam RKPD 2026 yang dinilai terlalu administratif dan minim aksi korektif di sektor hulu. Strategi yang hanya berfokus pada edukasi, pemetaan, dan inventarisasi dianggap tidak menyentuh akar permasalahan.

“Ada ancaman nyata berupa disrupsi siklus hidrologi dan penurunan indeks kualitas air. Jika strategi Pemda hanya berfokus pada edukasi masyarakat namun mengabaikan penegakan hukum terhadap aktivitas ekosida, maka mitigasi tersebut adalah langkah yang cacat logika. Pemetaan tanpa keberanian menutup sumber kerusakan lingkungan hanyalah formalitas administratif,” tegasnya.

Terkait dugaan aktivitas PETI di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), BEM Nusantara sedang melakukan penelusuran mendalam. Kerusakan di zona penyangga dan inti TNKS dikhawatirkan akan memicu dampak domino, mulai dari pencemaran sumber air hingga ancaman terhadap kedaulatan pangan masyarakat Kerinci.

Baca Juga :  Polda Metro Buka Posko Layanan Khusus untuk Keluarga Korban Insiden Mobil MBG di SD Jakarta Utara

“Sangat tidak rasional jika Pemda hanya memetakan risiko di atas kertas, sementara eksploitasi di hulu terus meracuni sungai dan merusak ekosistem. Kami mendesak Pemerintah Kabupaten Kerinci untuk berhenti sekadar mendata bencana. Penegakan hukum dan penghentian aktivitas destruktif di hulu adalah harga mati sebelum Kerinci kehilangan identitasnya sebagai ‘Sekepal Tanah Surga’ akibat kehancuran ekologi,” tutup Fadhil. (Hst)

Berita Terkait

Menerka Karakter Manusia Kerinci
PERMAHI Desak Pemerintah Cabut Izin Korporasi dan Blokir Sertifikat Pemilik Lahan yang Terbakar.
HIMSAK mendesak Kapolda dan Danrem untuk turun dari jabatannya karna tidak ada penyelesaian kabut asap di provinsi Jambi
‎Asap Kian Pekat di Kerinci dan Sungai Penuh, Aktivis Lingkungan Desak Pemerintah Daerah Terapkan PJJ
Himsak Kecam Gubernur Jambi: Jangan Sulap Bencana Menjadi Laporan Pencitraan di Hadapan Presiden
Menagih Komitmen Tata Kelola Lingkungan di Mendalo Darat
Selamat Jalan H. Bakri: Jambi Kehilangan Putra Terbaik, IKAMI Kehilangan Sosok Pengayom
LBH NADI Perkuat Sinergi dengan BNNP Jambi, Soroti Modus Baru “Pod Getar” dan Dorong Penguatan Rehabilitasi Pecandu Narkoba
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB