Agar Puasa Tetap Optimal, Hindari 9 Kebiasaan yang Bisa Merugikan Tubuh dan Ibadah

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 14:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, Porosjambimedia.com – Bulan Ramadan menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah sekaligus memperbaiki pola hidup. Namun, tanpa disadari masih ada kebiasaan yang justru mengganggu kesehatan dan menurunkan kualitas puasa. Padahal, menjaga tubuh tetap bugar merupakan bagian penting agar ibadah berjalan lancar hingga akhir bulan.

Berikut beberapa kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan selama menjalani puasa.

Mengabaikan sahur adalah salah satu kesalahan yang cukup sering terjadi. Sahur berperan penting sebagai sumber energi sepanjang hari. Tanpa asupan yang cukup, tubuh lebih mudah lemas, sulit fokus, dan berisiko mengalami dehidrasi. Pilihan makanan bergizi seimbang seperti karbohidrat kompleks, protein, dan serat membantu energi bertahan lebih lama.

Kebiasaan lain yang perlu dihindari adalah makan berlebihan saat berbuka. Setelah seharian menahan lapar, sebagian orang langsung menyantap makanan dalam jumlah besar. Cara ini dapat membuat sistem pencernaan kaget dan memicu rasa tidak nyaman pada lambung. Berbuka secara bertahap, dimulai dengan air putih dan makanan ringan, lebih dianjurkan sebelum menyantap hidangan utama.

Baca Juga :  PBB Soroti Dampak Serangan Rusia, Jutaan Warga Ukraina Kehilangan Akses Pemanas dan Air Bersih

Kurangnya asupan cairan juga menjadi persoalan umum. Meski tidak minum di siang hari, kebutuhan air tetap harus terpenuhi antara waktu berbuka hingga sahur. Mengatur pola minum secara teratur membantu mencegah dehidrasi dan menjaga stamina.

Begadang tanpa alasan penting turut berdampak pada kondisi tubuh. Kurang tidur membuat konsentrasi menurun dan tubuh terasa lelah saat berpuasa. Mengatur waktu istirahat yang cukup membantu menjaga produktivitas dan semangat beribadah.

Selain itu, konsumsi makanan manis dan gorengan secara berlebihan juga kurang baik. Lonjakan gula darah yang cepat dapat menyebabkan tubuh mudah lemas setelahnya. Pola makan seimbang tetap menjadi kunci agar tubuh stabil dan sehat.

Bermalas-malasan sepanjang hari juga bukan pilihan tepat. Aktivitas ringan seperti berjalan santai atau peregangan justru membantu menjaga metabolisme tetap aktif.

Konsumsi minuman berkafein secara berlebihan saat sahur sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil dan mempercepat kehilangan cairan tubuh.

Kebiasaan menghabiskan waktu hingga larut malam untuk aktivitas yang kurang bermanfaat juga dapat mengurangi kualitas puasa. Ramadan seharusnya menjadi momen memperbaiki manajemen waktu dan memperbanyak kegiatan positif.

Baca Juga :  Pola Makan Tepat untuk Penderita Vertigo, Ini Daftar Anjuran dan Pantangannya

Yang tidak kalah penting adalah menjaga emosi. Puasa bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga mengendalikan diri. Mengelola emosi dengan baik akan menjaga nilai ibadah tetap utuh.

Berdasarkan anjuran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, menjaga pola makan, kecukupan cairan, serta istirahat yang cukup sangat dianjurkan agar puasa tetap sehat dan optimal.

Dengan menghindari berbagai kebiasaan tersebut, Ramadan dapat dijalani dengan tubuh yang lebih bugar dan ibadah yang lebih khusyuk. Momentum ini bukan hanya soal menahan diri, tetapi juga kesempatan membentuk gaya hidup yang lebih baik. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB