Perlukah Minum Elektrolit Saat Berbuka Puasa? Ini Penjelasan Ahli Gizi

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com  – Saat menjalankan puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan selama berjam-jam. Kondisi ini membuat sebagian orang merasa sangat haus ketika waktu berbuka tiba. Tidak sedikit yang memilih minuman elektrolit untuk membantu mengembalikan cairan tubuh dengan cepat. Lalu, apakah langkah ini memang diperlukan?

Berdasarkan penjelasan dalam Jurnal Ilmiah Adiraga, minuman elektrolit mengandung mineral penting seperti magnesium, kalium, dan natrium. Zat-zat tersebut berperan menjaga keseimbangan cairan dan fungsi tubuh, terutama setelah aktivitas fisik yang menyebabkan banyak keringat keluar.

Ahli gizi dr. Eka Febriyanti menjelaskan bahwa minuman elektrolit atau isotonik sebenarnya boleh dikonsumsi saat berbuka. Minuman ini dapat membantu mengganti cairan sekaligus elektrolit yang hilang selama berpuasa. Namun, ia menegaskan bahwa air putih tetap menjadi pilihan utama yang baik dan cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.

Baca Juga :  BMKG : Cuaca Kerinci dan Sungai Penuh Didominasi Cerah Berawan Sepanjang Hari:

Meski demikian, masyarakat diingatkan untuk lebih cermat dalam memilih produk minuman elektrolit kemasan. Banyak produk di pasaran mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi. Konsumsi gula berlebihan secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit metabolik lainnya.

Karena itu, jika ingin mengonsumsi minuman elektrolit saat berbuka, perhatikan label kandungan gizi terlebih dahulu. Pilih produk dengan kadar gula lebih rendah atau konsumsi dalam jumlah wajar. Alternatif lain, cukup penuhi kebutuhan cairan dengan air putih, lalu imbangi dengan makanan bergizi seimbang saat berbuka dan sahur.

Baca Juga :  Kasus Campak Meningkat di Jambi, RSUD Raden Mattaher Siapkan Ruang Isolasi dan ICU Khusus

Intinya, minuman elektrolit bukanlah kewajiban saat berbuka puasa. Yang terpenting adalah memastikan tubuh kembali terhidrasi dengan baik tanpa berlebihan dalam mengonsumsi gula. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB