Mulut Tak Sedap Saat Puasa? Kenali Penyebabnya dan Cara Efektif Mengatasinya

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Denpasar, Porosjambimedia.com Keluhan bau mulut saat menjalani puasa Ramadan sering membuat sebagian orang kurang percaya diri. Banyak yang mengira penyebabnya semata-mata karena makanan saat sahur, padahal faktor utamanya justru kondisi mulut yang kering.

Selama berpuasa, tubuh tidak mendapatkan asupan cairan dalam waktu cukup lama. Kondisi ini membuat produksi air liur menurun. Padahal, air liur memiliki fungsi penting untuk membersihkan sisa makanan dan menghambat pertumbuhan bakteri di rongga mulut. Ketika air liur berkurang, bakteri lebih mudah berkembang dan menghasilkan senyawa penyebab bau tidak sedap.

Jenis Bau Mulut yang Perlu Diketahui

Dokter gigi dari Pengurus Besar Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PB PDGI), drg. Paulus Januar, menjelaskan bahwa halitosis atau bau mulut dapat dibedakan berdasarkan penyebabnya.

1. Bau Mulut Patologis

Jenis ini paling sering terjadi. Penyebabnya adalah bakteri anaerob yang menghasilkan senyawa sulfur mudah menguap atau Volatile Sulfur Compounds (VSC). Bakteri tersebut umumnya berada di pangkal lidah, sela gigi, karang gigi, hingga pada kasus radang gusi. Kondisi ini bisa memburuk saat produksi air liur menurun, seperti ketika tidur atau berpuasa.

Baca Juga :  Tips Ahli Gizi agar Tidak Cepat Lapar Saat Puasa Ramadan

2. Bau Mulut Akibat Makanan

Beberapa makanan beraroma tajam seperti petai, jengkol, dan bawang putih dapat meninggalkan bau khas yang bertahan cukup lama. Kebiasaan merokok juga menjadi faktor yang memperparah aroma napas.

3. Pseudohalitosis

Pada kondisi ini, seseorang merasa memiliki bau mulut padahal secara medis tidak terdeteksi. Faktor psikologis seperti cemas atau stres dapat memengaruhi persepsi tersebut.

Untuk memastikan penyebabnya, dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan, salah satunya dengan metode organoleptik, yakni penilaian langsung aroma napas pasien.

Mengapa Puasa Memicu Bau Mulut?

Selama puasa, rongga mulut cenderung lebih kering karena tidak ada asupan cairan. Berkurangnya air liur membuat bakteri berkembang lebih cepat dan menghasilkan gas sulfur penyebab bau. Inilah alasan mengapa bau mulut lebih sering dirasakan saat siang hari.

Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Puasa

Agar tetap percaya diri selama Ramadan, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:

1. Jaga kebersihan gigi dan lidah. Sikat gigi minimal dua kali sehari, termasuk setelah sahur dan sebelum tidur. Bersihkan juga bagian lidah karena bakteri sering menumpuk di area tersebut.

Baca Juga :  Thailand Tingkatkan Skrining Wisatawan Asing Usai Muncul Kasus Virus Nipah di India

2. Cukupi kebutuhan cairan. Penuhi asupan air saat berbuka hingga sahur untuk membantu menjaga produksi air liur.

3. Berkumur secara rutin. Jika mulut terasa kering, berkumur dapat membantu menjaga kelembapan sementara.

4. Batasi makanan beraroma tajam. Kurangi konsumsi petai, jengkol, bawang putih, dan hentikan kebiasaan merokok.

5. Periksa ke dokter gigi bila perlu. Jika bau mulut tidak membaik meski sudah menjaga kebersihan, sebaiknya lakukan konsultasi untuk mengetahui penyebab pastinya.

Menjaga kebersihan rongga mulut serta memastikan tubuh tetap terhidrasi menjadi kunci utama mencegah bau mulut selama puasa. Dengan perawatan yang tepat, ibadah Ramadan pun bisa dijalani dengan lebih nyaman dan percaya diri. (Ai)

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB