Thailand Tingkatkan Skrining Wisatawan Asing Usai Muncul Kasus Virus Nipah di India

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Otoritas Thailand mulai memperketat pengawasan kesehatan di pintu masuk internasional setelah India melaporkan sejumlah kasus virus Nipah. Bandara Internasional Phuket menjadi salah satu lokasi utama penerapan kewaspadaan, mengingat tingginya jumlah wisatawan asing yang datang ke pulau tersebut.

Direktur Bandara Internasional Phuket, Monchai Tanode, menyatakan pihaknya telah menerima laporan awal dari petugas karantina bandara terkait perkembangan virus Nipah di India. Berdasarkan laporan tersebut, bandara meningkatkan pemantauan terhadap penumpang internasional dari wilayah tertentu.

Meski belum ada kebijakan tambahan yang diberlakukan secara nasional, Pos Karantina Bandara Phuket menyebutkan bahwa otoritas masih menunggu instruksi resmi dari Departemen Pengendalian Penyakit Thailand. Arahan tersebut akan menentukan apakah diperlukan langkah lanjutan di area imigrasi, baik di Phuket maupun bandara lain di seluruh Thailand.

Bandara Internasional Phuket setiap hari melayani sekitar 10.000 hingga 20.000 penumpang kedatangan. Wisatawan asal India tercatat sebagai salah satu penyumbang terbesar kunjungan asing. Jika digabungkan dengan penumpang keberangkatan, total pergerakan harian bandara mencapai 30.000 hingga 40.000 orang.

Baca Juga :  Pakistan Luncurkan Serangan ke 7 Basis Militan di Perbatasan Afghanistan

Petugas kesehatan bandara kini memberikan perhatian khusus kepada penumpang yang tiba dari wilayah timur India, seperti Kolkata dan Benggala Barat, yang dilaporkan menjadi lokasi munculnya kasus terbaru virus Nipah.

Selain memperketat pengawasan di bandara, pihak pengelola juga berkoordinasi dengan rumah sakit di Phuket dan Provinsi Phangnga. Kerja sama ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini wisatawan yang mencari perawatan medis dengan gejala yang berpotensi mengarah pada infeksi virus Nipah.

Pengawasan serupa juga diterapkan terhadap penerbangan evakuasi medis dari India. Setiap kasus akan dipantau secara ketat oleh pejabat yang menangani penyakit menular lintas negara guna mencegah risiko penyebaran internasional.

Di Pattaya, Provinsi Chon Buri, sejumlah pelaku pariwisata mengaku waspada menyusul kabar konfirmasi kasus virus Nipah di India dan penerapan karantina di Benggala Barat. Kendati demikian, aktivitas wisata di kawasan utama seperti Walking Street Pattaya Selatan masih berjalan normal tanpa pembatasan khusus.

Baca Juga :  5 Rekomendasi Laptop Gaming Terbaik 2026, Spek Gahar untuk Game Berat dan E-Sport 

Seorang pengemudi kendaraan sewaan, Chatchai Khumchum, mengatakan dirinya tetap bekerja melayani wisatawan asing sambil menerapkan langkah pencegahan pribadi, seperti memakai masker, menjaga kebersihan tangan, dan memilih makanan yang dimasak segar.

Para pakar kesehatan menegaskan bahwa virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang penularannya berbeda dengan Covid-19. Virus ini umumnya menyebar dari hewan ke manusia melalui kontak dengan cairan tubuh hewan terinfeksi, terutama kelelawar buah. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB