Porosjambimedia.com – Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan salah satu masalah kesehatan yang lebih sering dialami wanita dibandingkan pria. Kondisi ini dipengaruhi oleh faktor anatomi tubuh yang membuat bakteri lebih mudah masuk ke saluran kemih.
Spesialis urologi menjelaskan bahwa bakteri penyebab ISK umumnya berasal dari area sekitar anus. Bakteri tersebut dapat berpindah menuju muara uretra dan memicu infeksi pada saluran kemih.
Pada wanita, posisi lubang saluran kencing berada lebih dekat dengan anus. Jarak yang relatif pendek ini memudahkan bakteri berpindah. Sebaliknya, pada pria, jarak antara anus dan uretra lebih jauh serta saluran kemih lebih panjang, sehingga risiko infeksi relatif lebih rendah.
Pentingnya Cara Membersihkan Area Intim
Selain faktor anatomi, kebiasaan menjaga kebersihan juga sangat berpengaruh dalam mencegah ISK. Membersihkan area genital sebaiknya dilakukan dari arah depan ke belakang. Cara ini bertujuan mencegah perpindahan bakteri dari area anus ke saluran kemih.
Penggunaan tisu atau handuk pun perlu diperhatikan. Usapan sebaiknya satu arah dan tidak bolak-balik. Setelah digunakan, tisu sebaiknya langsung dibuang agar tidak terjadi kontaminasi ulang.
Hindari Area Lembap
Lingkungan yang lembap menjadi tempat ideal bagi bakteri untuk berkembang. Oleh karena itu, menjaga area intim tetap kering sangat penting.
Disarankan menggunakan pakaian dalam berbahan katun yang mampu menyerap keringat, terutama saat beraktivitas padat atau berolahraga. Saat menstruasi, pembalut perlu diganti secara rutin, terlebih ketika aliran darah sedang banyak. Penggunaan panty liner juga tidak dianjurkan terlalu lama tanpa penggantian.
Langkah Sederhana untuk Pencegahan
Beberapa langkah dasar yang dapat membantu menurunkan risiko ISK antara lain:
1. Membersihkan area genital dengan arah yang benar
2. Menjaga kebersihan dan kekeringan area intim
3. Mengganti pakaian dalam secara rutin
4. Rutin mengganti pembalut saat menstruasi
Dengan memahami faktor risiko dan menerapkan kebiasaan yang tepat, kemungkinan terjadinya infeksi saluran kemih dapat diminimalkan. Edukasi sederhana ini penting diketahui agar kesehatan saluran kemih tetap terjaga. (Ai)















