Jakarta, Porosjambimedia.com – Sariawan sering dianggap gangguan ringan yang akan hilang dengan sendirinya. Namun dalam beberapa kondisi, luka kecil di mulut justru bisa menjadi tanda awal penyakit serius, termasuk kanker mulut.
Kasus ini kembali menjadi perhatian publik setelah meninggalnya Tika Mega Lestari, istri dari Marcel Radhival atau yang dikenal sebagai Pesulap Merah. Awalnya, Tika hanya mengalami sariawan yang terlihat biasa. Karena tak kunjung membaik, ia akhirnya memeriksakan diri ke dokter bedah mulut.
Pemeriksaan lanjutan menunjukkan bahwa luka tersebut bukan sariawan umum, melainkan kanker mulut yang membutuhkan penanganan medis intensif. Kondisi ini memperlihatkan bahwa gejala awal kanker mulut kerap samar dan mudah disalahartikan.
Sariawan yang Perlu Diwaspadai
Secara umum, sariawan normal akan sembuh dalam waktu 7–14 hari. Namun, luka di mulut yang menetap lebih dari dua hingga tiga minggu patut dicurigai, terlebih jika tidak terasa nyeri.
Menurut kajian medis terbaru, sariawan yang berkaitan dengan kanker mulut memiliki ciri khas, seperti:
1. Luka terasa keras saat disentuh
2. Tepian luka tampak menonjol atau tidak rata
3. Bentuknya menyerupai cekungan
4. Tidak kunjung sembuh meski sudah diobati
Ironisnya, pada tahap awal luka ini sering tidak menimbulkan rasa sakit sehingga banyak penderita menunda pemeriksaan.
Gejala Lain Kanker Mulut
Selain sariawan yang tak sembuh, ada sejumlah tanda lain yang sebaiknya tidak diabaikan, antara lain:
1. Benjolan keras di area mulut atau leher
2. Bercak putih atau merah pada jaringan mulut
3. Rasa terbakar di lidah tanpa sebab jelas
4. Nyeri wajah atau telinga yang berlangsung lama
5. Perubahan indera pengecap
6. Kesulitan membuka mulut
7. Mati rasa pada lidah atau wajah
Para ahli menegaskan bahwa kanker mulut sering terlambat terdeteksi karena gejalanya terlihat ringan di awal. Padahal, pemeriksaan dini sangat berperan dalam meningkatkan peluang kesembuhan.
Kapan Harus ke Dokter?
Masyarakat disarankan segera memeriksakan diri ke dokter atau dokter gigi apabila mengalami luka di mulut yang tidak sembuh lebih dari dua minggu, terutama jika disertai benjolan, perubahan warna jaringan, atau gangguan sensasi.
Diagnosis dini melalui pemeriksaan lanjutan dapat membantu penanganan lebih cepat dan mencegah kondisi memburuk. (Ai)















