AS Ancam Irak Usai Nouri al-Maliki Dicalonkan Lagi Jadi PM, Apa Dampaknya?

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 21:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com Pencalonan kembali Nouri al-Maliki sebagai calon Perdana Menteri Irak memicu gelombang kontroversi, baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. Mantan pemimpin Irak yang lengser pada 2014 itu kembali diusung oleh koalisi partai-partai Syiah, meski rekam jejak kepemimpinannya masih menyisakan luka mendalam akibat konflik sektarian dan bangkitnya kelompok Islamic State (IS).

Nama al-Maliki erat dikaitkan dengan jatuhnya Kota Mosul ke tangan IS hampir satu dekade lalu. Saat itu, lemahnya kepemimpinan, korupsi sistemik, dan buruknya tata kelola militer membuat pasukan keamanan Irak runtuh menghadapi serangan ekstremis. Akibatnya, ribuan tentara melarikan diri dan jutaan warga sipil terjebak dalam kekerasan brutal.

Kini, al-Maliki justru kembali dipandang sebagai figur berpengalaman oleh koalisi Coordination Framework (CF), blok politik Syiah terbesar yang memenangkan pemilu parlemen Irak pada November lalu. CF menilai Irak berada dalam situasi regional yang genting dan membutuhkan sosok lama yang memahami sistem pemerintahan dan dinamika keamanan.

Baca Juga :  Inggris Tuduh Rusia Bunuh Alexei Navalny dengan Racun Katak Langka

Namun, pencalonan ini menuai penolakan keras. Sejumlah analis dan aktivis menilai kembalinya al-Maliki berpotensi menghidupkan kembali ketegangan sektarian antara Sunni, Syiah, dan Kurdi. Kelompok masyarakat sipil dari wilayah Sunni juga menyuarakan kekhawatiran akan bangkitnya kembali narasi politik berbasis identitas yang pernah memecah belah Irak.

Tekanan tak hanya datang dari dalam negeri. Amerika Serikat secara terbuka menyampaikan keberatannya. Washington memperingatkan bahwa pemerintahan Irak yang terlalu dipengaruhi Iran berisiko kehilangan dukungan internasional, termasuk ancaman pemblokiran dana hasil penjualan minyak Irak yang menjadi tulang punggung ekonomi negara itu.

Presiden AS Donald Trump bahkan menyampaikan kritik langsung melalui media sosial, menandakan memburuknya hubungan bilateral jika al-Maliki kembali berkuasa. AS juga menegaskan penolakannya terhadap masuknya kelompok paramiliter pro-Iran dalam kabinet baru Irak.

Baca Juga :  Iran Protes Keras Empat Negara Eropa atas Dukungan terhadap Aksi Demonstrasi

Pengamat menilai, jika al-Maliki benar-benar kembali menjadi perdana menteri, Irak berisiko menghadapi instabilitas politik baru, termasuk kemungkinan gelombang protes publik seperti gerakan Tishreen yang mengguncang negara itu beberapa tahun lalu. Hubungan Irak dengan Suriah dan Amerika Serikat pun diperkirakan akan semakin rumit.

Meski demikian, pencalonan al-Maliki belum bersifat final. Sejumlah tokoh politik senior Irak serta partai-partai Kurdi dilaporkan masih berupaya menunda dan menegosiasikan ulang proses pembentukan pemerintahan. Parlemen Irak pun belum mengambil keputusan akhir terkait penunjukan perdana menteri berikutnya. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB