Jakarta, Porosjambimedia.com – Kabar bahagia datang dari keluarga Annisa Trihapsari. Putranya, Rafi, hasil pernikahannya dengan Adjie Pangestu, baru saja melangsungkan prosesi lamaran dengan sang kekasih. Momen tersebut diketahui publik setelah beberapa unggahan muncul di media sosial Adjie Pangestu dan pihak keluarga lainnya.
Namun, perhatian warganet justru tertuju pada satu hal yang cukup mengundang tanda tanya, yakni tidak adanya unggahan apa pun di akun Instagram Annisa Trihapsari terkait lamaran sang anak. Kondisi ini memicu berbagai spekulasi, mulai dari dugaan Annisa tidak terlibat hingga asumsi bahwa sang ibu kurang menunjukkan kebahagiaan.
Menanggapi hal tersebut, Annisa Trihapsari akhirnya angkat bicara. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk tidak mengunggah momen lamaran Rafi di media sosial semata-mata dilakukan demi menghormati privasi sang anak. Annisa menjelaskan bahwa sebelum acara berlangsung, Rafi memang sudah menyampaikan keinginannya agar momen tersebut tidak terlalu diekspos ke publik.
Menurut Annisa, sebagai orang tua, dirinya merasa penting untuk menghargai permintaan anak, terlebih menyangkut momen pribadi yang sakral. Ia menilai tidak semua kebahagiaan harus diumbar ke media sosial, apalagi jika pihak yang bersangkutan menginginkan suasana yang lebih tenang dan tertutup.
Annisa juga menegaskan bahwa sepinya unggahan di Instagram bukan berarti dirinya tidak bahagia. Sebaliknya, ia mengaku sangat bersyukur dan terharu melihat anaknya memasuki fase kehidupan yang baru. Perasaan bahagia itu, kata Annisa, justru dirasakannya secara lebih dalam dan personal tanpa perlu dibagikan secara terbuka.
Ia menambahkan bahwa sebagai seorang ibu, tugas utamanya adalah mendukung setiap keputusan anak, selama keputusan tersebut diambil dengan pertimbangan yang matang. Annisa berharap publik bisa memahami bahwa setiap keluarga memiliki cara masing-masing dalam merayakan kebahagiaan.
Dengan mata berkaca-kaca, Annisa menyampaikan bahwa doa dan restu selalu ia berikan untuk Rafi. Baginya, kebahagiaan anak adalah hal utama, terlepas dari ada atau tidaknya dokumentasi di media sosial. (Tin)















