Pemerintah Percepat Realisasi Hak Saham Papua di Freeport, Skema Divestasi Segera Dirampungkan

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Pemerintah pusat mulai mempercepat penyelesaian pembagian kepemilikan saham PT Freeport Indonesia bagi masyarakat Papua. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan bahwa isu kepemilikan saham sebesar 10 persen untuk Papua menjadi salah satu fokus utama dalam pertemuannya dengan Gubernur Papua, Mathius Fakhiri.

Menurut Bahlil, pembahasan tersebut menitikberatkan pada langkah teknis dan penyelarasan kebijakan agar hak kepemilikan saham dapat segera direalisasikan. Pemerintah menargetkan proses ini tidak berlarut-larut dan dapat segera dituntaskan dalam waktu dekat.

Upaya percepatan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya telah menggelar pertemuan bersama Komite Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP-OKP) serta para gubernur dari wilayah Papua. Dalam pertemuan tersebut, Presiden menekankan pentingnya memastikan manfaat ekonomi Freeport dapat dirasakan langsung oleh masyarakat asli Papua.

Baca Juga :  DJP Perpanjang Batas Lapor SPT Badan hingga 31 Mei 2026

Skema divestasi saham 10 persen tersebut direncanakan akan dilaksanakan melalui badan usaha milik pemerintah daerah, yakni PT Papua Divestasi Mandiri. Perusahaan ini akan menjadi kendaraan resmi bagi pemerintah provinsi dalam mengelola kepemilikan saham Freeport.

Tahapan awal realisasi divestasi akan diawali dengan pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di tingkat daerah. Hasil keputusan RUPS nantinya akan disampaikan kepada pemerintah pusat, termasuk kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri ESDM, sebagai bagian dari proses finalisasi kebijakan.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan 120 Ribu Peserta PBI Penyakit Berat Kembali Aktif, RS Diminta Tetap Layani

Pemerintah menilai penyelesaian saham Freeport ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat otonomi khusus Papua serta memastikan keadilan ekonomi bagi masyarakat setempat. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB