DPR Soroti Industri Gim Digital: Pasar Indonesia Besar, Produk Lokal Belum Mendunia

- Redaksi

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Potensi industri gim digital di Indonesia dinilai belum dimanfaatkan secara optimal, meski memiliki basis pengguna yang sangat besar. Anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Hatta, menilai pemerintah perlu memberi perhatian lebih serius terhadap pengembangan gim buatan dalam negeri agar mampu bersaing di pasar global.

Hal tersebut disampaikan Hatta dalam rapat kerja Komisi VII DPR bersama Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kompleks Parlemen, Senayan, Kamis (22/1/2026). Ia menekankan bahwa nilai ekonomi industri gim, khususnya gim daring, sangat menjanjikan dan berpotensi menjadi sumber devisa negara.

“Indonesia ini pasarnya sangat besar. Satu judul gim saja bisa menghasilkan nilai ekonomi hingga miliaran dolar dari pengguna di Indonesia. Tapi sayangnya, belum ada gim lokal yang benar-benar menembus pasar dunia,” ujar Hatta.

Baca Juga :  Waka MPR Eddy Soeparno Fokuskan Bantuan Pemulihan Pascabencana di Agam

Menurutnya, sebagian besar gim yang populer di kalangan masyarakat Indonesia merupakan produk luar negeri. Ia menilai kondisi tersebut ironis, mengingat tingginya jumlah pemain dan besarnya perputaran uang di sektor tersebut.

“Gim yang dimainkan masyarakat kita hampir semuanya buatan luar, mulai dari gim tembak-menembak, olahraga, hingga simulasi. Tidak satu pun yang berasal dari pengembang Indonesia dan dikenal secara global,” katanya.

Hatta juga menyoroti capaian pendapatan sejumlah gim internasional yang nilainya mencapai belasan triliun rupiah per tahun. Ia menilai angka tersebut mencerminkan peluang besar yang seharusnya bisa diraih oleh pengembang nasional jika mendapat dukungan kebijakan dan ekosistem yang tepat.

Baca Juga :  DPR Temukan Empat Isu Krusial dalam Penanganan Pascabencana di Aceh

Ia berharap Kementerian Ekonomi Kreatif dapat mendorong lahirnya studio gim lokal yang kuat, berdaya saing internasional, serta mampu mengangkat identitas Indonesia di industri digital global.

“Kalau potensi ini dikembangkan dengan serius, industri gim bisa menjadi motor ekonomi kreatif sekaligus kebanggaan nasional,” pungkasnya. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB