Madrid, Porosjambimedia.com– Insiden kecelakaan kereta api kembali mengguncang Spanyol. Sebuah kereta komuter mengalami anjlok dari rel setelah menghantam dinding pembatas yang ambruk akibat hujan deras di kawasan pinggiran Barcelona, Selasa (20/1/2026) waktu setempat.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di wilayah Gelida, sekitar 30 kilometer dari pusat kota Barcelona. Runtuhnya dinding pembatas rel menyebabkan rangkaian kereta kehilangan kendali hingga keluar jalur. Akibat kecelakaan itu, masinis kereta dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Otoritas setempat menyebut puluhan penumpang mengalami luka-luka dengan beberapa di antaranya dalam kondisi serius. Layanan darurat bergerak cepat mengevakuasi seluruh penumpang dari rangkaian kereta yang rusak parah.
“Struktur pembatas rel runtuh dan menimpa jalur kereta, sehingga memicu kecelakaan kereta penumpang,” ujar Badan Perlindungan Sipil wilayah Gelida melalui pernyataan resmi di media sosial.
Inspektur Pemadam Kebakaran Regional Catalonia, Claudi Gallardo, mengungkapkan sedikitnya 37 orang terluka, empat di antaranya mengalami cedera berat dan langsung dirujuk ke rumah sakit terdekat. Sebanyak 20 unit ambulans dan 38 kendaraan pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani situasi darurat tersebut.
Insiden ini menambah daftar panjang kecelakaan kereta di Spanyol, yang sebelumnya juga diguncang tabrakan dua kereta cepat di Provinsi Cordoba, selatan Spanyol, hanya dua hari sebelum kejadian di Barcelona.
Wilayah pinggiran Barcelona sendiri diketahui kerap mengalami gangguan layanan kereta akibat infrastruktur yang menua dan keterbatasan pendanaan. Pada malam yang sama, operator jaringan rel Spanyol, Adif, melaporkan gangguan terpisah di jalur Blanes–Macanet-Massanes dekat Girona, setelah poros roda salah satu kereta dilaporkan keluar dari rel.
Penyebab pasti kedua insiden tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (Dta)















