Quito,Porosjambimedia.com – Suasana tenang Pantai Puerto Lopez, Ekuador, seketika berubah menjadi horor setelah warga menemukan lima kepala manusia tergantung di deretan tiang kayu dekat garis pantai pada Minggu (11/1). Lokasi yang biasa dipenuhi turis itu mendadak lengang dan dipasangi garis polisi.
Menurut laporan media setempat, bagian tubuh tersebut diikat menggunakan tali hijau dan sengaja dipajang sebagai bentuk pesan intimidasi. Di dekatnya, aparat menemukan sebuah papan bertuliskan ancaman keras yang diduga ditujukan kepada kelompok kriminal yang kerap memeras nelayan.
Isi pesan itu menegaskan klaim penguasaan wilayah oleh kelompok tertentu dan memperingatkan agar aksi pemalakan segera dihentikan. Gaya penyampaian ancaman tersebut menguatkan dugaan bahwa aksi ini merupakan bagian dari konflik antar kartel narkoban.
Hingga kini polisi belum menemukan jasad para korban. Meski begitu, identitas kelima orang tersebut telah diketahui. Dari hasil penelusuran, hanya satu korban bernama Bernardo Ramon Medranda Mendoza (24) yang memiliki catatan hukum terkait kepemilikan senjata api, sementara empat lainnya tidak tercatat terlibat kasus kriminal.
Peristiwa ini bukan yang pertama mengguncang Puerto Lopez. Pada akhir Desember lalu, penembakan brutal di lokasi yang sama merenggut enam nyawa, termasuk seorang bayi, serta melukai tiga orang lainnya. Rentetan tragedi itu menambah panjang daftar kekerasan di wilayah pesisir tersebut.
Ekuador memang tengah menghadapi krisis keamanan serius. Posisi geografisnya yang berada di antara Peru dan Kolombia menjadikannya jalur strategis penyelundupan kokain. Pemerintahan Presiden Daniel Noboa telah mengerahkan operasi besar memerangi geng narkoba, namun kekerasan justru terus meningkat.
Data Observatorium Kejahatan Terorganisasi mencatat, sepanjang 2025 angka pembunuhan di Ekuador mencapai 52 per 100 ribu penduduk—tertinggi dalam sejarah negara itu. Situasi ini membuat masyarakat hidup dalam bayang-bayang teror, termasuk di kawasan yang sebelumnya dikenal aman bagi wisatawan. (Dta)















