Badung, Porosjambimedia.com – Fenomena terdamparnya hiu martil kembali terjadi di kawasan Pantai Kuta, Bali. Dalam dua hari berturut-turut, seekor hiu dengan ciri khas kepala melebar ditemukan terdampar di bibir pantai, tepatnya di sekitar area wisata yang ramai pengunjung.
Hiu tersebut pertama kali terlihat pada Kamis siang dan sempat terseret kembali ke laut akibat kondisi pasang. Namun, pada keesokan harinya, hewan laut tersebut kembali terdampar di lokasi yang tidak jauh berbeda hingga akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas.
Pengelola kawasan wisata Pantai Kuta menjelaskan bahwa dari karakteristik fisik yang tampak jelas, hiu tersebut termasuk dalam spesies hiu martil. Saat pertama ditemukan, kondisi tubuh hiu masih utuh dan tidak menunjukkan tanda-tanda luka atau bagian tubuh yang hilang
Upaya evakuasi sempat tertunda karena tingginya gelombang laut. Arus pasang yang kuat membuat bangkai hiu kembali terseret ke tengah laut sebelum akhirnya kembali terdampar dan dapat ditangani pada hari berikutnya.
Peristiwa ini sempat mengundang perhatian wisatawan dan warga sekitar. Sejumlah pengunjung terlihat mendekat untuk menyaksikan proses penanganan, sementara petugas berupaya mengamankan lokasi demi keselamatan bersama.
Diduga Dipicu Angin Barat
Pihak pengelola menduga kuat terdamparnya hiu martil tersebut berkaitan dengan fenomena angin barat yang tengah melanda perairan selatan Bali. Kondisi ini diketahui sering memicu gelombang tinggi dan arus laut yang kuat menuju pesisir.
Menurut keterangan pengelola, kejadian serupa bukan pertama kali terjadi. Selain hiu, beberapa satwa laut lain seperti penyu juga kerap terdampar di Pantai Kuta saat angin barat aktif.
Meski demikian, pihak terkait bersama instansi lingkungan hidup masih akan melakukan pengamatan dan analisis lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti terdamparnya hiu tersebut. (Ai)















