Remaja Asal Bandung Tewas Terseret Ombak di Pantai Pangandaran

- Redaksi

Jumat, 26 Desember 2025 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangandaran, Porosjambimedia.com Seorang wisatawan remaja yang dilaporkan hilang akibat terseret ombak di Pantai Pangandaran, Jawa Barat, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban bernama Wildan (13), warga Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Jenazah Wildan ditemukan pada Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Pos 5 Pantai Pangandaran Sunset. Korban ditemukan setelah terbawa gelombang laut hingga ke bibir pantai.

Kapolres Pangandaran AKBP Andri Kurniawan mengatakan, korban ditemukan usai pelaksanaan salat Jumat oleh tim pencari yang sejak sehari sebelumnya melakukan penyisiran intensif di sepanjang pesisir pantai.

“Awalnya jenazah terdeteksi di sekitar Pos 3 hingga Pos 5. Saat pencarian dilanjutkan ke arah tengah laut, korban akhirnya ditemukan terseret ombak ke tepi pantai di Pos 5,” ujar AKBP Andri kepada wartawan.

Baca Juga :  Rahasia Anak Indonesia Berprestasi hingga Level Dunia, Ini Strategi Para Juara

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi oleh petugas dan dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk proses identifikasi lebih lanjut serta koordinasi dengan pihak keluarga.

Proses pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Pangandaran, Polairud Polda Jawa Barat, Balawista, serta Basarnas. Pada hari pertama pencarian, tim menyisir kawasan Pantai Barat Pangandaran dengan radius sekitar dua kilometer menggunakan perahu karet, jetski, dan metode penyisiran darat.

Peristiwa nahas ini bermula pada Kamis (25/12/2025) sore sekitar pukul 16.30 WIB. Saat itu, Wildan bersama empat rekannya tengah berenang di sekitar Pos 3 Pantai Pangandaran. Tiba-tiba, gelombang tinggi datang dan menyeret kelima wisatawan tersebut.

“Empat orang berhasil diselamatkan, sementara satu korban atas nama Wildan dinyatakan hilang dan baru ditemukan hari ini dalam kondisi meninggal dunia,” jelas Kapolres.

Baca Juga :  Pembenahan Rumah Sakit Daerah, Monadi Lantik Jajaran Pejabat Kesehatan

Diketahui, kelima remaja tersebut merupakan rombongan wisata dari salah satu pondok pesantren. Empat korban selamat masing-masing bernama Abirsam (13), Ramdhan (13), Fahru (13), dan Miftah (15).

Saat proses evakuasi berlangsung, sejumlah wisatawan yang berada di sekitar lokasi tampak berkerumun menyaksikan jalannya pengangkutan jenazah. Petugas Satpolairud kemudian membawa jenazah korban ke rumah sakit menggunakan ambulans. (Hst)

Berita Terkait

Pemuda Garut Diduga Ditekan Keluarga Kades Usai Soroti Jalan Desa Rusak, Videonya Viral
Kasus Mobil Tabrak Tenda Maulid Nabi di Kembangan Selesai Damai, Polisi Pastikan Pengemudi Tak Mabuk
KBRI Kairo Resmikan Gerai Baru Ban dan Pelek Kendaraan Indonesia di Kota Madinaty Mesir
Pemudik terjebak macet hingga 19 KM di Pelabuhan Merak
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB