Komisi V DPR Soroti Mahalnyа Tiket Penerbangan Domestik Usai Keluhan Menkes

- Redaksi

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Syaiful Huda, menanggapi keluhan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkait mahalnya harga tiket pesawat rute Jakarta menuju Aceh. Keluhan tersebut mencuat setelah disebutkan bahwa relawan kesehatan terpaksa memilih jalur penerbangan melalui Malaysia demi mendapatkan tarif yang lebih terjangkau.

Menurut Huda, kondisi tersebut mencerminkan persoalan serius dalam tata kelola transportasi udara nasional. Ia menilai, fenomena relawan yang harus transit ke luar negeri untuk menjangkau wilayah dalam negeri merupakan ironi yang tidak seharusnya terjadi.

“Ketika warga negara sendiri harus mencari jalur internasional agar bisa mengakses wilayah domestik dengan biaya lebih murah, itu menandakan ada anomali dalam sistem transportasi udara kita,” ujar Huda kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).

Ia menambahkan, Indonesia sebagai negara kepulauan seharusnya menjadikan transportasi udara sebagai penggerak utama mobilitas sosial dan ekonomi. Namun, kenyataannya maskapai nasional justru kesulitan bersaing dengan penerbangan di negara tetangga.

Baca Juga :  SMAN 4 Kerinci Peduli Bencana: Salurkan Bantuan Bagi Korban Puting Beliung Desa Tutung Bungkuk

Huda mengungkapkan setidaknya terdapat empat faktor utama yang menyebabkan tingginya harga tiket pesawat domestik. Pertama adalah kebijakan pajak, di mana tiket penerbangan dalam negeri dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 11 persen, sementara tiket internasional dibebaskan dari pajak tersebut.

“Ini yang menyebabkan harga tiket rute domestik seperti Jakarta–Medan bisa lebih mahal dibandingkan rute internasional Jakarta–Kuala Lumpur,” jelasnya.

Faktor kedua berkaitan dengan beban pajak impor suku cadang pesawat. Ia menyebut sebagian besar kebutuhan perawatan pesawat masih bergantung pada komponen impor, sehingga biaya operasional maskapai meningkat signifikan.

Baca Juga :  Pendaftaran Petugas Haji 2026 Dibuka: Ini Kategori Tugas dan Jadwal Seleksinya

Selain itu, harga bahan bakar avtur juga menjadi persoalan utama. Avtur disebut menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen dari total biaya operasional maskapai. Terbatasnya persaingan penyedia avtur di bandara-bandara besar membuat harga bahan bakar di Indonesia sulit menyaingi negara seperti Malaysia dan Singapura.

Faktor terakhir adalah tingginya biaya layanan bandara yang langsung dibebankan ke harga tiket pesawat. Menurut Huda, seluruh komponen tersebut perlu dievaluasi secara menyeluruh agar penerbangan domestik lebih terjangkau bagi masyarakat. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB