Tembakan Agen Federal AS Lukai Dua Orang di Portland

- Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Portland, Porosjambimedia.com– Insiden penembakan yang melibatkan agen federal Amerika Serikat kembali terjadi dan memicu kontroversi. Kali ini, dua orang dilaporkan terluka akibat tembakan di Kota Portland, Oregon, hanya sehari setelah kasus serupa menewaskan seorang perempuan di Minneapolis.

Kepolisian Portland menyatakan dua korban dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami luka tembak dalam insiden yang terjadi pada siang hari waktu setempat. Aparat kepolisian setempat menegaskan bahwa penembakan tersebut tidak melibatkan personel mereka.

“Petugas kami menerima laporan darurat dan menemukan seorang pria serta seorang wanita dengan luka tembak. Mereka langsung diberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit,” ujar Kepolisian Portland dalam pernyataan resminya, Jumat (9/1/2026).

Kondisi kedua korban hingga kini belum diumumkan secara resmi. Aparat menyebut penembakan tersebut dipastikan melibatkan agen federal, bukan kepolisian kota.

Laporan media lokal menyebutkan peristiwa itu terjadi di sekitar sebuah fasilitas kesehatan. Para korban disebut sempat meninggalkan lokasi kejadian dan meminta pertolongan di sebuah kompleks apartemen yang berjarak sekitar empat kilometer. Agen FBI terlihat mendatangi dua lokasi tersebut.

Baca Juga :  Ahli Gizi Ingatkan: Menaruh Mentega di Pintu Kulkas Bisa Turunkan Kualitasnya

• Klaim Pembelaan Diri Agen Patroli Perbatasan

Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) mengonfirmasi bahwa pelaku penembakan adalah seorang agen Patroli Perbatasan AS. DHS mengklaim tembakan dilepaskan sebagai bentuk pembelaan diri dalam situasi yang dianggap mengancam keselamatan agen.

Menurut DHS, kedua korban diduga merupakan imigran ilegal asal Venezuela. Salah satu dari mereka diklaim memiliki keterkaitan dengan jaringan kriminal lintas negara Tren de Aragua.

“Target operasi adalah seorang imigran ilegal Venezuela yang diduga berafiliasi dengan organisasi kejahatan transnasional dan terlibat dalam insiden penembakan sebelumnya di Portland,” ungkap DHS.

DHS juga menyebut pengemudi kendaraan diduga mencoba menabrak agen saat proses identifikasi berlangsung. Dalam kondisi tersebut, agen melepaskan tembakan karena merasa nyawanya terancam. Setelah kejadian, kendaraan tersebut melarikan diri dari lokasi.

Wali Kota Portland Bereaksi Keras

Wali Kota Portland, Keith Wilson, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden tersebut. Ia menilai meningkatnya kehadiran agen federal bersenjata di kotanya sebagai dampak langsung dari kebijakan pengetatan imigrasi pemerintah federal.

Baca Juga :  Serangan Udara Israel di Gaza Tewaskan 32 Warga, Anak-anak Jadi Korban

“Hanya sehari setelah kekerasan di Minnesota, warga Portland kini menghadapi insiden serius lainnya yang melibatkan agen federal,” kata Wilson.

Ia menegaskan bahwa Portland bukan medan latihan bagi operasi bersenjata dan memperingatkan potensi pelanggaran hak konstitusional warga.

Wilson secara tegas meminta agar seluruh operasi agen Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di Portland dihentikan sementara hingga investigasi menyeluruh diselesaikan.

“Saya meminta semua operasi ICE dihentikan sampai proses penyelidikan benar-benar tuntas,” tegasnya.

Meski demikian, Wilson mengimbau warga agar tetap menyampaikan aspirasi secara damai dan tidak terprovokasi.

“Portland tidak membalas kekerasan dengan kekerasan. Kita harus tetap tenang dan menjunjung nilai-nilai kemanusiaan,” tutupnya. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB