Jakarta, Porosjambimedia.com – Presiden Prabowo Subianto kembali mengadakan kegiatan retret kabinet sebagai bagian dari upaya memperkuat soliditas pemerintahan. Retret ini menjadi yang kedua sejak Prabowo resmi memimpin, dan dinilai sebagai langkah penting untuk menyatukan arah kerja para menteri serta pimpinan lembaga negara.
Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf, menyampaikan bahwa retret merupakan praktik yang lazim, khususnya dalam tradisi kepemimpinan yang menekankan disiplin dan kebersamaan. Menurutnya, kegiatan semacam ini berfungsi sebagai ruang refleksi sekaligus sarana menyelaraskan visi dan misi presiden dengan jajaran kabinet.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antar kementerian perlu terus diperkuat agar tidak muncul kepentingan sektoral yang berpotensi menghambat efektivitas pemerintahan. Dengan adanya retret, para pejabat diharapkan dapat bekerja lebih terpadu dan fokus pada tujuan nasional.
Dede juga menegaskan bahwa penyelenggaraan retret sepenuhnya merupakan kewenangan presiden. Ia menilai langkah tersebut mencerminkan keseriusan kepala negara dalam memastikan roda pemerintahan berjalan secara optimal. Menurutnya, tradisi serupa juga diterapkan di internal partainya untuk membangun kekompakan dan kesamaan pandangan.
Lebih lanjut, Dede mengusulkan agar konsep retret tidak hanya diterapkan di tingkat kabinet pusat. Ia menilai kegiatan serupa juga relevan dilakukan oleh para kepala daerah secara berkala, misalnya setahun sekali, guna memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Retret kabinet kali ini digelar di kawasan Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dalam kegiatan tersebut, Presiden Prabowo melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah selama satu tahun terakhir serta memberikan arahan strategis untuk program kerja ke depan.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa retret menjadi momentum penting bagi presiden untuk memberikan pengarahan langsung kepada seluruh anggota kabinet. Selain itu, evaluasi kinerja pemerintahan selama setahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga menjadi fokus utama dalam agenda tersebut. (Khy)















