Kunjungan Kim Ju Ae ke Mausoleum Keluarga Kim

- Redaksi

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,Porosjambimedia.com Putri pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Ju Ae, untuk pertama kalinya terlihat melakukan kunjungan ke Istana Matahari Kumsusan, mausoleum yang menjadi tempat peristirahatan terakhir kakek dan buyutnya, Kim Jong Il dan Kim Il Sung. Kunjungan ini memicu spekulasi luas mengenai kemungkinan Kim Ju Ae dipersiapkan sebagai penerus kepemimpinan Korea Utara.

Menurut laporan AFP, kunjungan tersebut terjadi di tengah meningkatnya aktivitas militer Pyongyang. Dalam beberapa tahun terakhir, Korea Utara secara signifikan memperbanyak uji coba rudal yang dinilai para analis bertujuan meningkatkan kemampuan serangan presisi, menantang Amerika Serikat dan Korea Selatan, serta menguji sistem persenjataan sebelum diekspor ke negara lain, termasuk Rusia.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) melaporkan bahwa Kim Jong Un baru-baru ini mengunjungi sejumlah fasilitas industri pertahanan dan memerintahkan peningkatan kapasitas produksi. Ia menekankan perlunya persiapan menghadapi tahun yang sibuk dengan memperluas kemampuan manufaktur guna memenuhi kebutuhan angkatan bersenjata.

“Sektor produksi rudal dan amunisi memegang peran penting dalam memperkuat pencegahan perang,” ujar Kim Jong Un, seraya memerintahkan pembangunan pabrik amunisi baru.

Baca Juga :  Membanggakan!, Mahasiswa dan Mahasiswi Indonesia dipercaya menjadi relawan pembagian takjil oleh pihak Masjid Al-Azhar, Kairo

Klaim Kesiapan Tempur

Dalam kunjungan terpisah ke sebuah pabrik persenjataan, Kim Jong Un mengklaim sistem peluncur roket multiple buatan Korea Utara memiliki kemampuan untuk “menghancurkan musuh”. Pernyataan ini disampaikan sehari setelah Pyongyang mengumumkan uji tembak dua rudal jelajah strategis jarak jauh sebagai bentuk kesiapan menghadapi ancaman eksternal.

KCNA menyebut sistem senjata tersebut akan menjadi sarana serangan utama militer Korea Utara. Kim Jong Un menggambarkannya sebagai senjata berdaya hancur tinggi dengan akurasi presisi yang mampu melancarkan serangan mendadak dan terkonsentrasi dalam operasi militer skala besar.

Peran Kim Ju Ae Kian Disorot

Kemunculan Kim Ju Ae dalam kunjungan ke mausoleum keluarga Kim dinilai sebagai langkah simbolis yang penting. KCNA menampilkan Ju Ae mendampingi ayahnya bersama para pejabat tinggi negara, memperkuat persepsi bahwa posisinya dalam struktur kekuasaan semakin diperhatikan.

Badan intelijen Korea Selatan sebelumnya menyatakan bahwa Ju Ae diyakini telah dipersiapkan sebagai penerus, terutama setelah ia mendampingi Kim Jong Un dalam kunjungan penting ke Beijing. Sejak diperkenalkan ke publik pada 2022 saat menghadiri peluncuran rudal balistik antarbenua, media pemerintah Korea Utara kerap menyebutnya sebagai “anak kesayangan” dan “hyangdo”, istilah yang biasanya digunakan untuk pemimpin tertinggi atau calon penerus.

Baca Juga :  Israel Kembali Bombardir Gaza Tanpa Peringatan, Puluhan Warga Sipil Tewas

Dinasti Keluarga Kim

Korea Utara telah diperintah oleh keluarga Kim selama beberapa dekade. Kultus kepribadian yang berpusat pada “garis keturunan Paektu” menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan politik dan sosial negara tersebut.

Kim Jong Un merupakan pemimpin ketiga dalam garis suksesi setelah ayahnya Kim Jong Il dan kakeknya Kim Il Sung. Kedua pendahulunya, yang dalam propaganda negara dijuluki sebagai “pemimpin abadi”, dimakamkan di Istana Matahari Kumsusan, yang kini juga menjadi simbol legitimasi kekuasaan dinasti Kim. (Dta)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB