JAKARTA, Porosjambimedia.com – Film petualangan Tomb Raider (2018) kembali menjadi perbincangan setelah mencatatkan pencapaian baru di platform Netflix. Meski sempat menuai kritik sejak perilisannya, film yang dibintangi Alicia Vikander ini kini sukses masuk jajaran 10 besar film paling banyak ditonton secara global, dengan raihan lebih dari 4 juta penayangan dan menempati posisi kesembilan.
Kebangkitan popularitas film ini terjadi di tengah antusiasme publik terhadap rencana reboot Tomb Raider yang sedang dikembangkan Amazon. Proyek terbaru tersebut dikabarkan akan menghadirkan Sophie Turner sebagai Lara Croft versi baru, serta Sigourney Weaver dalam peran misterius yang belum diungkap detailnya.
Dalam Tomb Raider versi 2018, penonton diajak mengikuti perjalanan Lara Croft yang masih muda, tangguh, dan hidup mandiri. Kisah berpusat pada upaya Lara mengungkap misteri hilangnya sang ayah, yang membawanya ke petualangan berbahaya menuju sebuah makam legendaris di kawasan terpencil dekat Jepang. Film ini menyuguhkan kombinasi aksi intens, teka-teki kuno, dan eksplorasi khas waralaba gimnya.
Meski mendapat sambutan hangat dari sebagian penonton, film ini tidak sepenuhnya berhasil memikat para kritikus. Di situs Rotten Tomatoes, Tomb Raider hanya mencatat skor 50 persen dari kritikus dan 52 persen dari penonton. Beberapa pengulas menilai alur cerita film terlalu panjang dan kurang solid.
Salah satu kritikus menilai film ini terlalu menyerupai gim tanpa pengembangan cerita yang kuat. Adegan aksi dinilai mendominasi, namun tidak diimbangi dengan kedalaman narasi yang memadai.
Walau demikian, akting Alicia Vikander sebagai Lara Croft justru menuai banyak pujian. Sejumlah pengamat film menilai Vikander berhasil membawa energi baru pada karakter ikonik tersebut, meski keseluruhan film dianggap belum mampu memaksimalkan potensinya.
Di kalangan penonton, respons juga beragam. Ada yang mengapresiasi usaha film ini dalam mendekati versi gim modern, namun tak sedikit pula yang membandingkannya dengan Lara Croft versi Angelina Jolie dan menilai film ini masih kalah berkesan.
Terlepas dari pro dan kontra, Tomb Raider tetap menawarkan hiburan aksi yang solid, visual menarik, serta karakter utama yang kuat. Film ini pun kembali menemukan momentumnya di Netflix, sembari penggemar menantikan reboot terbaru dan pengembangan gim Tomb Raider generasi berikutnya. (Hst)















