Indonesia Tegas Tolak Pengakuan Israel atas Somaliland, Dinilai Ancam Stabilitas Regional

- Redaksi

Kamis, 1 Januari 2026 - 17:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com – Pemerintah Indonesia menyatakan sikap tegas menolak keputusan Israel yang mengakui Somaliland sebagai negara berdaulat. Langkah tersebut dinilai berpotensi memperburuk situasi keamanan di kawasan Tanduk Afrika (Horn of Africa) serta mengganggu stabilitas Laut Merah yang strategis bagi perdamaian dan perdagangan global.

Penolakan Indonesia itu tertuang dalam pernyataan bersama para menteri luar negeri dari Indonesia, 21 negara lainnya, serta Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) dan Dewan Kerja Sama Teluk (GCC).

Kesepakatan tersebut dicapai pada 26 Desember 2025 dan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri RI.

“Pengakuan atas kedaulatan Somaliland membawa dampak serius terhadap perdamaian dan keamanan internasional serta mencerminkan pelanggaran besar terhadap hukum internasional,” demikian pernyataan bersama yang dikutip dari unggahan resmi Kemlu RI, Rabu malam (31/12/2025).

Langgar Piagam PBB dan Prinsip Kedaulatan Negara

Baca Juga :  Wako Alfin Bersama Wawako Azhar Hamzah Nobar Piala Dunia Bersama Warga di Tugu 17

Indonesia menilai pengakuan Israel terhadap Somaliland—wilayah yang selama ini merupakan bagian integral Republik Federal Somalia—bertentangan dengan Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Piagam tersebut menegaskan pentingnya menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan persatuan negara anggota.

Dalam pernyataan bersama itu, langkah Israel juga disebut mencerminkan sikap ekspansionisme yang dapat menjadi preseden berbahaya dalam tatanan hubungan internasional.

“Pengakuan sepihak terhadap sebagian wilayah suatu negara berdaulat berpotensi merusak dasar-dasar hukum internasional dan mengancam stabilitas global,” bunyi pernyataan tersebut.

Dukungan Tegas untuk Somalia

Indonesia bersama negara-negara lain menegaskan kembali dukungan penuh terhadap kedaulatan dan keutuhan wilayah Republik Federal Somalia. Seluruh pihak yang terlibat dalam pernyataan bersama sepakat menolak segala bentuk upaya yang dapat merongrong persatuan Somalia, baik melalui tekanan politik maupun pengakuan sepihak.

Pemerintah Indonesia menilai bahwa konflik internal dan separatisme seharusnya diselesaikan melalui dialog damai yang menghormati hukum internasional, bukan dengan pengakuan sepihak yang berpotensi memicu konflik baru.

Baca Juga :  Bocah Warga Indonesia Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Mobil di Singapura, Pengemudi Resmi Ditahan

Isu Palestina Jadi Sorotan

Selain itu, Indonesia juga menyoroti kekhawatiran bahwa pengakuan Somaliland dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari agenda politik tertentu, termasuk upaya pengalihan isu dari konflik Palestina.

Dalam pernyataan bersama tersebut, Indonesia menentang keras segala bentuk langkah yang berpotensi digunakan untuk membenarkan tindakan pengusiran paksa warga Palestina dari tanahnya.

Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan keadilan, kedaulatan negara, serta perdamaian dunia berdasarkan hukum internasional dan prinsip multilateralisme. (Hst)

Berita Terkait

QRIS Terus Mendunia, BI Siapkan Ekspansi Pembayaran Digital ke Hong Kong, India hingga Arab Saudi
10 Hari Tertimbun Lumpur, Perempuan 64 Tahun di Nepal Ditemukan Selamat oleh Tim Penyelamat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pesawat Sipil Jatuh di Fasilitas Radar AS di Alaska, Delapan Penumpang Dipastikan Meninggal
S&P Proyeksikan Rupiah Menguat ke Rp17.700 per Dolar AS pada 2026
Laporan ITE 4 Bulan Mengendap, Pelapor Akhirnya Dihubungi penyidik Polres Sarolangun
Patung Raksasa Lionel Messi di India Akan Dipindahkan Setelah Bergoyang Diterpa Angin
HIPMI Jambi Dukung Ekspor Kopi Kerinci ke Mesir, Melalui pelabuhan Talang duku, Generasi Muda Diajak Tembus Pasar Global
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB