IHA Dorong Pemanfaatan AI untuk Percepat Konservasi Candi dan Warisan Budaya

- Redaksi

Kamis, 20 November 2025 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com — Direktur Eksekutif Museum dan Cagar Budaya Indonesian Heritage Agency (IHA), Indira Estiyanti Nurjadi, menekankan pentingnya integrasi teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam upaya pelestarian warisan budaya nasional.

Dalam sesi temu media di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta, Jumat, Estiyanti menyampaikan bahwa perkembangan AI perlu mulai diarahkan untuk mendukung konservasi budaya. Menurutnya, pemanfaatan teknologi ini dapat menjadi solusi baru dalam mempercepat pemugaran berbagai situs bersejarah.

IHA sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas museum, cagar budaya, dan berbagai aset arkeologis—termasuk deretan candi—menghadapi tantangan signifikan dalam proses pemugaran. Salah satu kendala utama adalah semakin berkurangnya jumlah tenaga pemahat batu (stone mason). Di Pulau Jawa, kata Estiyanti, jumlah tenaga ahli yang benar-benar terampil diperkirakan tidak mencapai 20 orang.

Baca Juga :  Dikaitkan dengan Isu Ridwan Kamil, Aura Kasih Merasa Terganggu dan Siap Tempuh Jalur Hukum

Melihat kondisi tersebut, Estiyanti meyakini bahwa teknologi AI dapat menjadi alat bantu yang efektif bagi para arkeolog dan pemugar. AI dinilai mampu mempercepat proses identifikasi jenis batu, rekonstruksi bentuk batu yang telah rusak, hingga membantu menyusun kembali struktur candi.

Ia mencontohkan kondisi di kawasan Candi Plaosan yang memiliki sekitar 200 perwara, serta di Prambanan yang memiliki sekitar 180 perwara. Saat ini sebagian besar masih berupa tumpukan batu yang belum tersusun. Satu perwara—candi kecil—dapat membutuhkan waktu 10 bulan hingga satu tahun untuk direkonstruksi secara manual.

“Kalau kita hitung, menyelesaikan ratusan perwara bisa memakan waktu hingga ratusan tahun. Dengan teknologi yang semakin maju, masa kita tidak bisa mempercepat proses ini?” ujarnya.

Baca Juga :  Wako Alfin Safari Jum’at di Masjid Madaniatul Islamiyah

Estiyanti berharap pelaku industri AI dapat mengembangkan teknologi khusus yang ditujukan untuk konservasi benda-benda budaya. Ia menilai kolaborasi antara ahli cagar budaya dan industri teknologi sangat dibutuhkan agar pelestarian warisan budaya Indonesia dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien. (Sfw)

Editor : Hesty

Sumber Berita : Pribhumi.com

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 64 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB