Sarapan Lebih Pagi Dikaitkan dengan Umur Lebih Panjang: Studi Jangka Panjang Beberkan Temuan Mengejutkan

- Redaksi

Senin, 10 November 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Porosjambimedia.com – Sebuah studi jangka panjang kembali menyoroti pentingnya waktu makan pagi bagi kesehatan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa kebiasaan menyantap sarapan lebih awal dapat berkaitan dengan peluang hidup yang lebih panjang, terutama pada kelompok usia lanjut.

Riset yang dipimpin oleh Dr. Hassan Dashti, ahli nutrisi dari Massachusetts General Hospital dan Mass General Brigham, melibatkan lebih dari 3.000 orang dewasa yang dipantau selama rata-rata 22 tahun. Para peneliti membandingkan waktu sarapan para partisipan dengan kemungkinan bertahan hidup dalam satu dekade berikutnya.

Hasilnya menunjukkan bahwa peserta yang rutin sarapan lebih dekat ke pagi hari memiliki kemungkinan hidup yang lebih tinggi dibanding mereka yang terbiasa makan pagi menjelang siang. Studi ini dipublikasikan dalam jurnal Communication Medicine pada 4 September 2025.

Sarapan Mendekati Pukul 09.00 Berhubungan dengan Kesehatan yang Lebih Buruk

Baca Juga :  Tak Lagi Terlalu Pahit, Ini 3 Trik Mengolah Pare agar Tumisan Lebih Nikmat

Mengutip laporan Science Focus (19/9/2025), tim peneliti menganalisis data dari 2.945 lansia di Inggris melalui University of Manchester Longitudinal Study of Cognition in Normal Healthy Old Age. Para responden melaporkan kondisi kesehatan, pola makan, serta sebagian menyerahkan sampel darah dalam rentang penilaian dari 1983 hingga 2017.

Rata-rata peserta sarapan sekitar pukul 08.20, namun mereka yang sering sarapan mendekati pukul 09.00 dilaporkan mengalami lebih banyak keluhan seperti depresi, kelelahan, dan kondisi kesehatan mulut yang menurun.

Dr. Dashti menjelaskan bahwa waktu makan—terutama sarapan—bisa menjadi indikator kesehatan umum pada lansia. Ia menegaskan bahwa menjaga waktu sarapan yang konsisten dapat menjadi bagian dari strategi untuk mendukung penuaan sehat dan meningkatkan peluang umur panjang.

Meskipun demikian, para peneliti menegaskan bahwa temuan ini hanyalah hubungan observasional. Artinya, mereka belum bisa memastikan bahwa sarapan lebih siang secara langsung menyebabkan risiko kesehatan atau kematian dini.

Baca Juga :  Masuk Usia 30 Tahun? Jangan Abaikan Latihan Otot untuk Cegah Risiko Penyakit dan Kematian Dini

Selain itu, hasil penelitian menunjukkan bahwa individu yang genetis cenderung tidur lebih malam turut memiliki kebiasaan sarapan lebih lambat. Pola ini juga membuat rentang waktu makan harian mereka semakin pendek.

Temuan ini menjadi relevan di tengah maraknya praktik intermittent fasting, di mana waktu makan biasanya dimundurkan, termasuk sarapan. Menurut Dr. Dashti, pola makan yang semakin terlambat—khususnya sarapan—berkaitan dengan meningkatnya tantangan kesehatan pada kelompok lanjut usia. (Hst)

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan Pelaksanaan OMI Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Kenali BPA pada Wadah Air Minum, Ini Langkah Bijak untuk Menjaga Keamanan Keluarga
4 Tips Cegah Kolesterol Naik Saat Idul Adha, Tetap Bisa Nik
Rutin Jalan Kaki 5.000 Langkah Setiap Pagi, Ini 2 Manfaat Besarnya untuk Kesehatan
5 Manfaat Sarapan 2 Telur Rebus Setiap Hari, dari Energi hingga Kesehatan Otak
Tumit Kasar dan Pecah-pecah? Ini 3 Cara Praktis Rekomendasi Doris Day
Manfaat dan Kandungan Gizi Ubi Rebus, Benarkah Cocok untuk Diet?
Bakti Sosial Operasi Katarak Gratis di Sungai Penuh, Pendaftaran Dibuka Hingga Juni 2026
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB