JAKARTA,Porosjambimedia.com— Persaingan mobil terlaris di Tanah Air semakin ketat menjelang akhir 2025. Data wholesales Januari–September 2025 menunjukkan perubahan besar dalam peta dominasi otomotif nasional.
Toyota Kijang Innova kini berada di posisi puncak sebagai mobil dengan penjualan tertinggi, sekaligus menggeser Avanza yang selama bertahun-tahun dikenal sebagai “mobil sejuta umat”.
Sepanjang sembilan bulan pertama 2025, Innova mencatat 45.302 unit, menjadikannya pemimpin pasar. Di bawahnya, Toyota Avanza & Veloz harus puas berada di posisi kedua dengan 36.309 unit, sementara Daihatsu Gran Max Series menempati urutan ketiga dengan 29.721 unit.
Tidak jauh tertinggal, Daihatsu Sigra berhasil mempertahankan permintaan stabil dengan 28.095 unit, dan Honda Brio Series turun ke peringkat kelima setelah bertahun-tahun mendominasi segmen city car dengan total 27.054 unit.
Pada jajaran SUV, Toyota Rush tetap menjadi favorit dengan 22.047 unit, diikuti Toyota Calya dengan 21.692 unit. Sementara itu, di segmen kendaraan niaga ringan, Suzuki Carry Series terus menunjukkan ketangguhannya dengan 19.441 unit.
Melengkapi daftar sepuluh besar adalah Mitsubishi Xpander dengan 18.174 unit dan Mitsubishi Fuso FE yang membukukan 16.632 unit. Dominasi nama-nama dari Jepang masih terlihat jelas dalam pasar mobil nasional.
Namun, di balik persaingan yang sengit, pasar otomotif Indonesia tengah mengalami tekanan. Total wholesales nasional Januari–September 2025 hanya mencapai 561.819 unit, turun 11,3% dibandingkan 2024 yang mencapai 633.660 unit.
Penjualan ritel—penjualan dari dealer ke konsumen—juga menurun menjadi 585.917 unit, anjlok 10,9% dari 657.448 unit pada periode yang sama tahun lalu.
Daftar penjualan ini menegaskan bahwa 2025 adalah tahun penuh dinamika: dari bergesernya raja jalanan, penurunan daya beli, hingga perubahan tren pasar otomotif di Indonesia. (Hst)
Sumber Berita : CNBC INDONESIA















