Kerinci, Porosjambimedia.com —Dalam upaya memperkuat pengawasan partisipatif menjelang Pemilu 2025, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Kerinci resmi menjalin kerja sama strategis dengan Kwartir Cabang (Kwarcab) Pramuka Kerinci.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Mahkota Sutis Hotel, dalam kegiatan bertajuk Rapat Fasilitasi Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Bawaslu Bersama Stakeholder Tahun 2025 dengan tema:
“Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu.”
Ketua Bawaslu Kabupaten Kerinci, Tomi Akbar, dalam sambutannya menegaskan pentingnya membangun sinergi lintas lembaga demi terwujudnya pengawasan pemilu yang kuat, terbuka, dan partisipatif.
“Gerakan Pramuka adalah organisasi nonpolitik dan independen. Karena itu, penting bagi Bawaslu untuk membangun kolaborasi dengan lembaga adat, ormas, OKP, media, dan organisasi independen lainnya,” ujar Tomi.
Ia juga menekankan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Untuk mewujudkan demokrasi yang berkualitas, Bawaslu membutuhkan masukan dan dukungan dari berbagai pihak. Kami berharap sinergitas ini dapat menguatkan pengawasan partisipatif ke depan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Pramuka Kerinci, H. Murison, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Kerinci, menyatakan bahwa Pramuka siap menjadi garda terdepan dalam edukasi dan pengawasan pemilu, terutama di kalangan generasi muda.
“Kwarcab Kerinci secara serius melakukan pembinaan mulai dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, termasuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pengawasan tahapan pemilu,” jelas Murison.
Ia juga mengapresiasi langkah Bawaslu yang terus melakukan edukasi pemilu secara berjenjang dari pusat hingga ke daerah.
“Kerja sama ini merupakan langkah konkret untuk menciptakan pengawasan partisipatif. Saka Adhyaksa dan dewan kerja daerah siap membantu dalam setiap tahapan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Murison juga mengingatkan bahwa Kabupaten Kerinci pernah masuk dalam kategori daerah dengan tingkat kerawanan tinggi pada pemilu sebelumnya. Ia berharap kerja sama ini dapat meminimalisir potensi konflik di masa depan.
“Kita tentu tidak ingin pengalaman buruk itu terulang. Dengan sinergi ini, kita harapkan pemilu di Kerinci berjalan aman, jujur, dan berintegritas,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh berbagai organisasi dan tokoh penting di Kerinci, di antaranya Lembaga Adat Melayu Kerinci, Kesbangpol, Muhammadiyah, Anshor, Fatayat NU, KAHMI, FORHATI, IMM, Immawati, HMI, Kohati, PMII Kerinci, dan Kopri PMII.
Selain itu, hadir pula narasumber nasional seperti Rektor IAIN Kerinci, Dr. Jafar Ahmad, anggota KPU Kabupaten Kerinci divisi hukum dan pengawasan Pepizon, serta Staf Ahli Komisi II DPR RI, Salman Nasution.
Kerja sama antara Bawaslu dan Kwarcab Pramuka Kerinci ini diharapkan menjadi contoh sinergi antara lembaga pengawas pemilu dan organisasi kepemudaan dalam memperkuat demokrasi partisipatif di daerah. Melalui semangat kolaborasi ini, Kabupaten Kerinci diharapkan mampu menjadi model pemilu damai dan berintegritas di Provinsi Jambi. (Hst)
Editor : Hesty
Sumber Berita : Pribhumi.com















