Aksi Kakek di Kramat Jati: Bentangkan Ular untuk Tegur Pemotor Nakal di Trotoar

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 21:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Porosjambimedia.com — Tindakan unik dilakukan oleh seorang warga lanjut usia di Kramat Jati, Jakarta Timur. Pria bernama Subari (75) menjadi sorotan publik setelah videonya membentangkan ular di atas trotoar viral di media sosial.

Aksi tak biasa itu ternyata merupakan bentuk protes spontan terhadap perilaku sejumlah pengendara motor yang sering menerobos trotoar untuk menghindari kemacetan.

Dalam wawancara bersama wartawan, Subari mengaku sengaja mengeluarkan ularnya agar para pemotor jera dan kembali menggunakan jalur yang semestinya.

“Nggak ada lagi yang berani lewat. Begitu saya keluarin ular, semua langsung turun ke jalan. Saya cuma mau mereka sadar, trotoar itu buat pejalan kaki,” ujar Subari, Jumat (17/10/2025).

Menurut Subari, dirinya sering menyaksikan para pengendara memaksa naik ke trotoar setiap kali jalanan macet. Akibatnya, pejalan kaki menjadi terganggu dan terpaksa menepi ke bahu jalan.

“Pejalan kaki jadi susah lewat kalau motor naik ke atas. Ya, saya kasihan lihat orang-orang yang jalan harus minggir. Jadi saya keluarkan ular saya di trotoar biar mereka kapok,” lanjutnya.

Baca Juga :  POTENSI CUACA EKSTREM MASIH PERLU DIWASPADAI DI JANUARI 2024? TERNYATA BEGINI ANALISISNYA

Subari menceritakan bahwa ular yang ia gunakan bukan sembarangan. Reptil itu merupakan ular piton peliharaannya yang sudah ia rawat selama 13 tahun. Ular tersebut, kata dia, sudah jinak dan tidak berbahaya karena sudah terbiasa hidup di rumah bersama dirinya.

“Saya temuin dulu di pinggir tol, waktu itu masih kecil. Saya pelihara sampai sekarang, sudah jinak. Banyak yang mau beli, tapi saya nggak kasih, soalnya sudah sayang banget,” tuturnya sambil tersenyum.

Aksi pria sepuh itu menuai beragam reaksi dari warganet. Banyak yang memuji keberaniannya, namun ada pula yang mengkhawatirkan keselamatan baik dirinya maupun orang lain.

Meski demikian, warga sekitar mengaku bahwa kehadiran ular Subari di trotoar efektif membuat para pemotor tertib. Tak ada lagi kendaraan yang berani melintas di jalur pejalan kaki sejak aksi itu viral.

Beberapa warga mendukung langkah Subari karena dinilai menyuarakan keresahan masyarakat kecil dengan cara kreatif namun tetap damai.

Namun, pihak berwenang diingatkan untuk mengambil pendekatan edukatif, agar tidak terjadi aksi serupa yang bisa berisiko.

Baca Juga :  Rully Anggi Akbar menyampaikan klarifikasi terbuka terkait laporan terhadap dirinya

Petugas Satpol PP Jakarta Timur menyatakan akan menertibkan pemotor yang melanggar jalur trotoar serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan.

“Kami apresiasi niat baik warga, tapi keselamatan tetap utama. Trotoar akan kami pantau secara berkala,” ujar salah satu petugas.

Aksi “kakek pembentang ular” ini kini menjadi simbol perlawanan warga terhadap pelanggaran lalu lintas di kawasan padat ibu kota. Meski sederhana, tindakan Subari dinilai menyampaikan pesan kuat bahwa ketertiban dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan harus dijaga bersama.

“Saya cuma ingin semua tertib. Trotoar buat orang jalan, bukan buat motor,” tutup Subari tegas. (Hst)

Editor : Hesty

Sumber Berita : detikNews.com

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB