JAKARTA, Porosjambimedia.com – Warga di Argentina Utara digemparkan oleh jatuhnya benda misterius berbentuk silinder dari langit yang menghantam lahan pertanian pada Rabu (25/9/2025) sekitar pukul 18.30 waktu setempat.
Yang membuat heboh, permukaan benda tersebut tampak ditutupi serat hitam menyerupai bulu, sehingga warga sekitar menjulukinya sebagai “objek berbulu dari langit.”
Pemilik lahan, Ramón Ricardo González, mengaku terkejut saat mendengar suara benturan keras di area pertaniannya. Ia segera memeriksa sumber suara dan menemukan benda logam besar dengan bentuk
menyerupai tabung berdiameter sekitar 1,2 meter dan panjang 1,7 meter.
“Awalnya saya kira satelit jatuh atau sesuatu yang terbakar di udara. Tapi ketika saya lihat lebih dekat, ternyata seperti silinder besar dengan serat hitam di luarnya,” ujar González kepada media lokal.
Pihak kepolisian setempat segera mendatangi lokasi dan mengamankan area penemuan. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, benda tersebut diketahui tidak mudah terbakar dan tidak mengandung bahan berbahaya
Namun, misteri semakin dalam ketika terdapat nomor seri dan sistem katup di salah satu ujung objek, yang mengindikasikan bahwa benda itu bukan buatan masyarakat biasa.
Beberapa ahli memperkirakan bahwa objek tersebut kemungkinan merupakan sisa atau puing dari misi luar angkasa, seperti bejana tekan atau komponen tangki bahan bakar dari pesawat antariksa
“Bisa jadi ini adalah Composite Overwrapped Pressure Vessel (COPV) yang umum digunakan dalam roket atau satelit,” ujar seorang pengamat bintang yang dimintai pendapat.
“Tidak berbahaya untuk siapapun, kecuali jika benda itu jatuh tepat mengenai seseorang,” tambahnya sambil berseloroh.
Kementerian Pertahanan Argentina dan badan antariksa nasional dikabarkan telah berkoordinasi dengan lembaga internasional, termasuk pihak SpaceX, untuk menelusuri asal-usul objek tersebut.
Fenomena ini menambah daftar panjang benda misterius yang jatuh ke Bumi dalam beberapa minggu terakhir. Dua hari setelah kejadian di Argentina, seorang wanita di London melaporkan melihat bola api besar melintas di langit Croydon pada 27 September 2025.
“Ketika saya perbesar dari kamera ponsel, jelas sekali seperti bola api yang jatuh,” ungkap wanita bernama Sarah, saksi mata fenomena langit tersebut
Hingga kini, para peneliti masih berupaya memastikan apakah kedua peristiwa itu saling berkaitan, atau sekadar kebetulan di tengah meningkatnya aktivitas sampah antariksa di orbit Bumi.
Penulis : Hesty
Sumber Berita : CNBC INDONESIA















