BANDUNG, Porosjambimedia.com – Seorang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) bernama Arief Wibisono dilaporkan hilang saat melakukan pendakian di kawasan Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
Mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan ITB angkatan 2024 tersebut diketahui hilang kontak saat perjalanan turun dari Gunung Puntang, Kecamatan Cimaung, sejak Sabtu sore (9/5/2026).
Pihak kampus memastikan bahwa aktivitas pendakian yang dilakukan Arief tidak berkaitan dengan kegiatan resmi kemahasiswaan maupun agenda kampus.
Direktur Komunikasi dan Humas ITB, Nurlaela Arief, mengatakan pihaknya saat ini fokus mendukung proses pencarian dan berharap Arief segera ditemukan dalam kondisi selamat.
“Mohon doanya ya agar bisa segera ditemukan. Pendakian tersebut bukan kegiatan kemahasiswaan,” ujar Nurlaela, Senin (11/5/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun, Arief melakukan pendakian bersama dua rekannya. Saat perjalanan turun menuju basecamp Pasirkuda, Arief disebut berjalan lebih dahulu meninggalkan rombongan.
Namun, ketika kedua rekannya tiba di basecamp, Arief tidak terlihat dan tidak dapat dihubungi.
Hingga kini, proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan bersama relawan dan pihak terkait di kawasan Gunung Puntang.
Sementara itu, Dekan Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL) ITB, Nita Yuanita, menyampaikan bahwa pihak kampus telah berkoordinasi dengan berbagai pihak guna mendukung proses pencarian.
Menurutnya, sejumlah perwakilan kampus juga telah berada di lokasi untuk mendampingi keluarga serta memastikan komunikasi dengan tim pencari berjalan dengan baik.
“Kami mengajak seluruh civitas akademika dan masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Arief segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat,” ujar Nita dalam keterangan resmi ITB.
Peristiwa ini menjadi perhatian banyak pihak, terutama di kalangan mahasiswa dan pecinta alam. Masyarakat juga diimbau untuk tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas pendakian, terutama di wilayah pegunungan dengan medan yang cukup berat dan kondisi cuaca yang tidak menentu. (Hst)















