Viral Ubah Foto Jadi Animasi AI, Pakar Keamanan Ingatkan Risiko Kebocoran Data

- Redaksi

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Tren mengubah foto pribadi menjadi ilustrasi atau animasi berbasis kecerdasan buatan sedang ramai di media sosial. Banyak orang mengunggah foto diri, lalu menambahkan informasi tentang pekerjaan, aktivitas, hingga kehidupan pribadi agar hasil gambar terlihat lebih detail dan personal. Meski terlihat kreatif dan menyenangkan, para pakar keamanan siber menilai kebiasaan ini berisiko tinggi.

Perusahaan keamanan global Kaspersky mengingatkan bahwa tren tersebut bukan sekadar penggunaan filter biasa. Untuk menghasilkan ilustrasi yang sesuai, pengguna sering kali memberikan data tambahan seperti nama lengkap, jabatan, tempat kerja, lokasi, hingga informasi keluarga. Tanpa disadari, data tersebut dapat membentuk profil digital yang sangat rinci.

Profil inilah yang berpotensi dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan siber. Informasi detail memungkinkan penjahat menyusun pesan phishing yang tampak sangat meyakinkan karena menyebutkan identitas, pekerjaan, atau lingkungan korban secara spesifik. Serangan yang dipersonalisasi seperti ini jauh lebih sulit dikenali dibandingkan pesan penipuan biasa.

Managing Director Asia Pasifik Kaspersky, Adrian Hia, menyebut tren ini dapat menjadi “cetak biru” bagi pelaku rekayasa sosial. Menurutnya, ketika seseorang membagikan detail kehidupan pribadi hanya untuk mendapatkan ilustrasi unik, mereka sebenarnya memberikan konteks yang dapat dimanfaatkan untuk merancang penipuan yang sangat personal.

Baca Juga :  Hadiri Senam Sehat Murid TK, Bunda PAUD Sri Kartini Alfin :  Bentuk Karakter Anak Aktif & Ceria

Risiko ini dinilai semakin besar di kawasan Asia Pasifik, di mana penggunaan teknologi AI berkembang pesat, namun literasi keamanan digital belum sepenuhnya merata. Selain foto dan teks perintah, beberapa platform AI juga berpotensi menyimpan metadata seperti alamat IP, riwayat penggunaan, hingga pola interaksi, tergantung kebijakan privasinya.

Data tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan layanan atau melatih model AI, tetapi juga berisiko jika terjadi kebocoran atau penyalahgunaan. Bahkan informasi yang terlihat sepele bisa menjadi berbahaya ketika digabungkan dengan data lain.

Karena itu, kesadaran akan keamanan digital menjadi sangat penting di tengah pesatnya adopsi teknologi AI.

Tips Aman Mengikuti Tren Animasi AI

Agar tetap aman saat mencoba tren ini, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan. Hindari memasukkan informasi pribadi seperti nama lengkap, alamat, jabatan, atau detail rutinitas harian. Jangan mengunggah foto yang memperlihatkan logo perusahaan, kartu identitas, dokumen, atau data sensitif lainnya. Sebaiknya juga tidak membagikan foto maupun informasi anak di bawah umur.

Baca Juga :  Ragam Tradisi Lebaran di Indonesia: Dari Grebeg Syawal hingga Ronjok Sayak Bengkulu

Selain itu, luangkan waktu untuk membaca kebijakan privasi platform AI sebelum menggunakannya. Pastikan memahami bagaimana data disimpan dan digunakan. Mengaktifkan perlindungan keamanan digital dan waspada terhadap tautan mencurigakan juga dapat membantu mencegah serangan phishing.

Teknologi AI memang menawarkan kreativitas tanpa batas, tetapi tetap perlu digunakan dengan bijak. Jangan sampai kesenangan sesaat justru membuka celah bagi kejahatan digital. (Ai)

Berita Terkait

Mubes IV PMHKS Digelar, Irfan Hermawan Terpilih Nahkodai Kepengurusan Baru
Baru Diluncurkan, Freelander 8 Raup 5.000 Pesanan Hanya dalam 12 Jam
4 Ide Kreatif Memanfaatkan Botol Parfum Bekas agar Tak Berakhir Jadi Sampah
Presiden Club UNJA Resmi Terbentuk, Himpun Presiden Mahasiswa Lintas Generasi untuk Mengabdi bagi Almamater dan Bangsa
Sah! Reval Kurniawan Nahkodai MMA Jambi. Era Baru Dimulai :  MMA Jambi Siap Guncang Oktagon Nasional !
Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Lomba Stand Up Comedy Polda Jambi Sukses Hibur Masyarakat
Dukung Pemasyarakatan yang Lebih Baik- Staf Menteri IMIPAS Resmikan Gerai Puskopasindo Kanwil Ditjenpas Jambi
Tingkatkan Profesionalisme, Polda Jambi Gelar Rakernis Gabungan Bidkum dan Bidhumas TA 2026
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB