Krisis Sampah Pasca Idulfitri di Kerinci Kian Parah, DLH Akui Lonjakan dan Siapkan Langkah Penanganan

- Redaksi

Rabu, 1 April 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KERINCI, Porosjambimedia.com — Permasalahan sampah pasca perayaan Idulfitri di Kabupaten Kerinci kembali mencuat ke permukaan. Sejumlah titik pembuangan liar dipenuhi tumpukan sampah yang tidak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga mengotori aliran sungai di beberapa wilayah.

Kondisi ini menuai sorotan dari berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang melakukan pemantauan langsung di lapangan. Aktivis lingkungan Zalmiyanto menyampaikan kekecewaannya terhadap kinerja Satuan Tugas (Satgas) yang dibentuk oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kerinci, karena dinilai belum mampu memberikan dampak signifikan dalam penanganan sampah.

“Satgas Kebersihan Lebaran gagal total” Ungkap Zalmiyanto.

Selain itu, LSM PEDAS dan LSM LIMBAH turut menemukan adanya pencemaran serius di sejumlah anak sungai, terutama di bantaran Sungai Batang Merao dan kawasan Siulak Gedang. Tumpukan sampah yang diduga berasal dari aktivitas pasar terlihat menumpuk dan dibiarkan tanpa pengelolaan yang memadai.

Ketua LSM PEDAS, Efyarman menilai lemahnya pengawasan dari pihak terkait menyebabkan sampah pasar dibuang langsung ke sungai. Hal ini diperparah dengan pengakuan warga setempat yang menyebutkan bahwa sampah pasar jarang diangkut oleh pihak berwenang, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Akibatnya, pengelola pasar mengambil langkah sendiri dengan membuang sampah ke aliran sungai. Praktik ini disebut telah berlangsung sejak akhir 2025 hingga kini, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan dampak pencemaran yang semakin meluas, terutama saat musim hujan tiba.

Baca Juga :  Pj Bupati Kerinci Bersama Dansatgas Tanggap Darurat Serahkan Bantuan ke 3 Desa Tanjung Tanah

“Selama lebaran sampah menumpuk dan tidak pernah di ambil di DanauKerinci. Jangan cuman Selfie hasilnya Nol” Sebut Ketua LSM LIMBAH, Martias.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kerinci, Neneng Susanti, menyatakan bahwa pihaknya tidak menutup mata terhadap kondisi yang terjadi. Ia mengakui adanya lonjakan volume sampah yang signifikan pasca Lebaran, terutama dari sektor rumah tangga dan pasar.

Menurutnya, peningkatan volume sampah tersebut melampaui kapasitas normal pengangkutan, yang diperparah oleh masih adanya kebiasaan membuang sampah sembarangan, keterbatasan armada serta sumber daya manusia, dan belum optimalnya sistem pengelolaan di tingkat lokal.

Meski mendapat kritik, DLH menegaskan bahwa berbagai upaya telah dilakukan, termasuk pembentukan Satgas khusus dan pengangkutan intensif di sejumlah titik prioritas. Namun, kondisi saat ini dinilai sebagai tanda perlunya pembenahan sistem secara menyeluruh, bukan semata kegagalan.

Sebagai langkah cepat, DLH telah melakukan pembersihan di titik-titik penumpukan sampah, menambah armada sementara, serta berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pengelola pasar untuk memastikan pengangkutan rutin. Penertiban lokasi pembuangan liar juga dilakukan bersama aparat dan pemerintah desa.

Baca Juga :  Dandim 0417/Kerinci Dampingi Danrem 042/Gapu Tinjau Situasi Pasca Pilkada Serentak

Untuk jangka menengah dan panjang, DLH akan fokus pada perbaikan sistem pengelolaan sampah melalui program pemilahan sampah dari sumber, optimalisasi TPS3R di setiap kecamatan, serta penguatan peran pemerintah kecamatan dalam pengelolaan sampah.

Selain itu, penataan sistem pengelolaan sampah di pasar dan edukasi kepada masyarakat menjadi prioritas, termasuk kampanye agar warga tidak lagi membuang sampah ke sungai.

DLH juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari LSM, media, tokoh masyarakat, hingga pengelola pasar untuk bersama-sama mencari solusi. Menurut Neneng, persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya dengan memindahkan, tetapi harus ditangani dari sumbernya agar tidak terus berulang di masa mendatang. (Sfw)

Berita Terkait

Gelar Bimwin Gelombang II Tahun 2026, Kemenag Kerinci Dorong Catin Siapkan Diri Menuju Keluarga Sakinah
PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital
Tinjau Pelaksanaan OMI Hari Terakhir, Kakan Kemenag Pastikan OMI Kabupaten Kerinci Berjalan Lancar
Buka OMI 2026, Kakankemenag Kerinci Dorong Peserta Tampil Maksimal hingga Tingkat Nasional
Dua Ekor Beruang Masuk Ladang dan Merusak Tanaman Warga di Kerinci, Warga Resah
Kemenag Kerinci Buka Peluang ASN Lanjut S1, 38 Pegawai Ikuti Sosialisasi Program Pendidikan
Jelang Manasik RA, Kemenag Kerinci Matangkan Persiapan dan Perkuat Kegiatan Islami
Bekali Calon Pengantin Membangun Keluarga Sakinah, Kemenag Kerinci Gelar Bimbingan Perkawinan
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB