Banjir Setinggi 1,5 Meter Rendam Permukiman Warga Cibeber Cilegon, 320 Orang Terdampak

- Redaksi

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cilegon, Porosjambimedia.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Cilegon, Banten sejak Kamis malam menyebabkan sejumlah kawasan dilanda banjir. Salah satu wilayah yang terdampak cukup parah adalah Kelurahan Sambirata, Kecamatan Cibeber, dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter.

Banjir tersebut diduga dipicu oleh tingginya curah hujan yang turun dalam waktu cukup lama serta kondisi drainase di kawasan tersebut yang kurang memadai. Air hujan yang tidak dapat mengalir dengan lancar akhirnya meluap dan merendam permukiman warga.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon, Damanhuri, mengatakan bahwa banjir di kawasan tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejak awal tahun 2026, wilayah Sambirata beberapa kali mengalami kejadian serupa setiap kali hujan dengan intensitas tinggi turun.

Baca Juga :  Diskon Tambah Daya Listrik PLN 50 Persen April 2026, Ini Jadwal, Syarat, dan Cara Klaimnya

Menurutnya, sistem drainase yang sempit dan tidak mampu menampung debit air menjadi salah satu penyebab utama terjadinya genangan di lingkungan warga.

“Curah hujan yang cukup tinggi ditambah dengan kondisi drainase yang sempit menyebabkan air meluap dan menggenangi rumah-rumah warga,” ujar Damanhuri, Jumat (7/2/2026).

Berdasarkan data BPBD, sekitar 320 warga terdampak akibat banjir tersebut. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman di sekitar wilayah itu untuk menghindari genangan air yang semakin tinggi.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Meski demikian, hingga Jumat pagi sekitar pukul 07.20 WIB, masih ada sejumlah warga yang memilih bertahan di rumah mereka sambil menunggu air surut.

Petugas BPBD bersama aparat setempat terus melakukan pemantauan serta membantu proses evakuasi bagi warga yang membutuhkan bantuan. (Sfw)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB