Ketua Umum PP Muhammadiyah Dukung Polri Tetap Langsung di Bawah Presiden

- Redaksi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyatakan dukungannya agar Kepolisian Negara Republik Indonesia tetap berada langsung di bawah Presiden. Ia menanggapi wacana yang mengusulkan agar struktur Polri ditempatkan di bawah kementerian tertentu.

Menurut Haedar, penempatan Polri dan TNI langsung di bawah presiden merupakan keputusan penting yang lahir dari proses Reformasi 1998 dengan pertimbangan matang. Pada masa itu, sistem ketatanegaraan mengalami perubahan besar, termasuk pemisahan Polri dan TNI serta penegasan posisi keduanya sebagai alat negara dengan fungsi berbeda.

Ia menilai apabila terdapat persoalan di tubuh kepolisian, langkah yang tepat adalah melakukan pembenahan internal, bukan dengan mengubah struktur kelembagaan. Menurutnya, setiap institusi, termasuk kementerian, juga memiliki tantangan masing-masing sehingga perubahan struktur belum tentu menjadi solusi.

Baca Juga :  Panduan Lengkap Beli Tiket Kereta Lebaran 2026: Jadwal Booking H-45 dan Cara Pesan Onlinev

Haedar mengingatkan bahwa perubahan struktural yang dilakukan setiap kali muncul persoalan justru berpotensi menimbulkan masalah baru. Ia menekankan pentingnya penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance di seluruh institusi, baik kepolisian, TNI, maupun kementerian, terutama dalam upaya pencegahan korupsi.

Muhammadiyah, lanjutnya, berharap seluruh lembaga negara terus melakukan perbaikan internal dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki pandangan kenegarawanan yang mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.

Haedar turut meminta Tim Reformasi Polri untuk mengkaji berbagai persoalan secara komprehensif dan bijaksana. Ia menegaskan bahwa Muhammadiyah tidak akan masuk pada pembahasan terkait individu atau personal dalam jabatan pemerintahan, termasuk pimpinan tertinggi di kepolisian, karena hal tersebut merupakan hak prerogatif presiden.

Baca Juga :  IIMS 2026 Dibuka di JIEXpo, Industri Otomotif Tancap Gas dengan Deretan Peluncuran Model Baru

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menyatakan penolakan terhadap usulan penempatan Polri di bawah kementerian. Dalam rapat kerja bersama Komisi III DPR di kompleks parlemen Senayan, ia menilai posisi Polri yang langsung berada di bawah presiden sudah ideal dan memungkinkan institusi bergerak cepat saat dibutuhkan kepala negara.

Menurutnya, apabila Polri ditempatkan di bawah kementerian khusus, hal itu berpotensi melemahkan efektivitas institusi serta menimbulkan dualisme kewenangan yang dapat mengganggu koordinasi di tingkat pemerintahan pusat. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB