Lepas Anak ke Pesantren Tanpa Tangis, Ini Pendekatan Pendidikan Ustaz Solmed dan April Jasmine

- Redaksi

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Porosjambimedia.com– Ramadan tahun ini membawa suasana berbeda bagi pasangan Ustaz Solmed dan April Jasmine. Kedua putra kembar mereka, Mahir dan Aqiel, kini menjalani pendidikan di pondok pesantren sehingga rumah terasa lebih lengang dari biasanya.

Meski harus berpisah dengan anak-anak, Ustaz Solmed mengungkapkan bahwa proses melepas keduanya berjalan tanpa drama. Saat diantar ke pesantren, Mahir dan Aqiel tidak menunjukkan tangisan. Hal tersebut, menurutnya, bukan terjadi begitu saja, melainkan hasil dari pola komunikasi yang dibangun sejak awal.

Ia menjelaskan bahwa dirinya tidak memilih pendekatan otoriter dalam mengambil keputusan. Sebelum memutuskan memasukkan anak ke pesantren, ia dan sang istri mengajak mereka berdiskusi secara terbuka. Anak-anak diberi pemahaman mengenai alasan, manfaat, serta konsekuensi dari keputusan tersebut, termasuk kemungkinan harus berjauhan dalam waktu lama.

Baca Juga :  Guru SMPN 13 Kerinci Raih Penghargaan Nasional dan Provinsi, Harumkan Dunia Pendidikan Kerinci

Ustaz Solmed mencontohkan pentingnya dialog dalam keluarga, yakni dengan melibatkan anak dalam pembicaraan, bukan sekadar memberi perintah. Pendekatan ini membuat anak merasa dihargai dan memahami pilihan yang diambil.

Saat momen perpisahan tiba, respons anak justru menunjukkan kesiapan mental yang dinilai cukup matang. Bahkan, pertanyaan yang muncul dari mereka adalah mengenai kapan orang tua akan menjemput setelah masa pendidikan selesai, bukan keluhan atau tangisan.

Baca Juga :  Tetap Aktif di Bulan Ramadan, Ini Panduan Olahraga Aman Saat Berpuasa

Meski menempuh pendidikan agama di pesantren, Ustaz Solmed menegaskan bahwa ia tidak memaksakan anak-anaknya untuk mengikuti jejaknya sebagai pendakwah. Baginya, tugas orang tua adalah memberikan dasar agama yang kuat serta nilai karakter, sementara pilihan cita-cita tetap menjadi hak anak di masa depan. (Tin)

Berita Terkait

Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Karyawan Alice Norin Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi
Keluarga Vidi Aldiano Siapkan Tebar Ikan untuk Peringatan 100 Hari, Danau Dekat Makam Jadi Ramai
Ammar Zoni Divonis 7 Tahun, Dokter Kamelia Ungkap Kekecewaan
Pinkan Mambo Ngamen Digital di TikTok, Raup Puluhan Juta dari Pinggir Jalan
8 Drama Korea Terbaru 2026 yang Lagi Hits, Siap Temani Waktu Begadang
10 Film Horor Terbaru di Netflix yang Wajib Ditonton, Penuh Teror Mistis hingga Santet Mencekam
Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini: Kunci Hubungan Harmonis untuk Capricorn hingga Sagitarius
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB