Jakarta, Porosjambimedia.com – Teh menjadi salah satu minuman favorit saat berbuka puasa. Selain menyegarkan, teh juga dikenal memiliki kandungan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Namun, cara mengonsumsinya selama Ramadan perlu diperhatikan agar tidak mengganggu keseimbangan cairan dan nutrisi.
Selama berpuasa, tubuh mengalami perubahan pola makan dan minum. Karena itu, pemilihan jenis teh serta waktu konsumsi menjadi faktor penting agar manfaatnya tetap optimal. Berikut beberapa panduan minum teh yang bisa diterapkan saat Ramadan.
1. Perhatikan Waktu Minum
Teh sebaiknya tidak dikonsumsi saat perut kosong, terutama ketika sahur. Kandungan kafein pada beberapa jenis teh dapat merangsang produksi asam lambung dan berpotensi meningkatkan risiko dehidrasi.
Waktu yang lebih dianjurkan adalah setelah berbuka atau setelah makan malam. Pada kondisi tersebut, tubuh sudah mendapatkan asupan makanan sehingga teh dapat membantu proses pencernaan dan memberi efek relaksasi.
2. Batasi Gula Berlebih
Teh manis sering menjadi pilihan saat berbuka. Namun, penambahan gula berlebihan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat lalu turun drastis sehingga tubuh terasa lemas.
Sebagai alternatif, gunakan madu atau kurangi takaran gula. Teh tanpa pemanis tambahan justru lebih membantu mempertahankan kandungan antioksidannya.
3. Pilih Teh yang Lebih Ringan
Tidak semua teh cocok diminum saat puasa. Teh dengan rasa ringan atau herbal cenderung lebih aman untuk lambung.
Teh herbal seperti chamomile atau mint bisa menjadi pilihan. Chamomile cocok diminum pada malam hari karena membantu relaksasi dan meningkatkan kualitas tidur, sedangkan mint memberi sensasi segar setelah berbuka.
4. Coba Teh Berbasis Rempah
Selain dari daun teh, minuman hangat juga bisa dibuat dari rempah seperti jahe atau kayu manis. Seduhan jahe memberikan rasa hangat dan nyaman setelah berbuka, sekaligus membantu tubuh terasa lebih rileks.
Minuman rempah juga kerap dikonsumsi untuk membantu menjaga daya tahan tubuh selama perubahan cuaca dan pola makan.
5. Tambahkan Buah untuk Sensasi Segar
Teh bisa dikreasikan dengan tambahan potongan buah seperti apel atau jeruk. Selain memberi rasa alami yang menyegarkan, buah juga menyumbang sedikit rasa manis tanpa perlu tambahan gula berlebih.
Teh buah dapat dinikmati hangat maupun dingin, sesuai selera. Namun tetap pastikan konsumsi dalam batas wajar agar kebutuhan cairan utama tetap berasal dari air putih.
Mengatur konsumsi teh secara bijak selama Ramadan membantu tubuh tetap segar tanpa mengganggu hidrasi. Dengan memilih waktu, jenis, dan cara penyajian yang tepat, teh bisa menjadi pelengkap puasa yang menyehatkan. (Ai)















