Gunungkidul Diminta Tetap Jaga Jati Diri, Sri Sultan Hamengku Buwono X: Tak Perlu Samakan dengan Bali

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, Porosjambimedia.com– Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), **Sri Sultan Hamengku Buwono X**, menegaskan bahwa pembangunan di Kabupaten Gunungkidul tidak perlu disamakan dengan Bali. Menurutnya, karakter dan budaya antara Yogyakarta dan Bali memiliki perbedaan mendasar sehingga tidak relevan untuk dibandingkan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sultan usai menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) kabupaten/kota se-DIY. Ia menilai setiap daerah memiliki kekhasan budaya yang harus dijaga sebagai identitas utama.

“Tidak perlu dibandingkan. Jogja dan Bali memang berbeda,” ujar Sultan.

Sultan menekankan bahwa Yogyakarta dikenal sebagai kota wisata berbasis budaya. Karena itu, nilai-nilai kultural masyarakat harus tetap menjadi fondasi dalam setiap arah pembangunan.

Baca Juga :  Ibas Dorong Generasi Muda Kuasai Empat Pilar, Apresiasi Semangat Peserta Grand Final Cerdas Cermat MPR

“Jogja ya untuk Jogja sendiri. Kultur masyarakatnya berbeda, jadi tidak perlu membandingkan,” tambahnya.

Terkait investasi, Sultan menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap investor yang ingin menanamkan modal di DIY. Namun, ia menegaskan keputusan investasi sepenuhnya menjadi pertimbangan pihak investor, selama tetap mematuhi ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, Ketua Umum Kadin DIY, GKR Mangkubumi, juga mengingatkan agar pembangunan di Gunungkidul tidak menghilangkan identitas daerah. Ia menyampaikan adanya sejumlah investor yang ingin mengembangkan kawasan tersebut dengan konsep seperti Bali.

Menurut Mangkubumi, arus investasi ke Gunungkidul memang cukup besar. Namun, pembangunan harus tetap sejalan dengan visi dan misi daerah, serta menjaga karakter khas Yogyakarta.

Baca Juga :  Kapolres Kerinci Keluarkan Himbauan Kamtibmas Ramadhan 1447 H

“Kita adalah Jogja, bukan Bali,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kepatuhan terhadap aturan tata ruang, termasuk menjaga sempadan pantai serta memilih jenis industri yang ramah lingkungan dan tidak merusak alam. (Khy)

Berita Terkait

Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Erupsi Anak Krakatau Picu Lonjakan Penumpang di Pelabuhan Bakauheni
Abu Vulkanik Anak Krakatau Capai Jakarta, BNPB Kerahkan Modifikasi Cuaca hingga Malam
Perkuat Penanganan Karhutla, Jambi Dapat Tambahan Helikopter Water Bombing dari Pemerintah Pusat
Agnez Mo Curi Perhatian di Serial Reacher, Penampilan Awet Muda Jadi Sorotan Penonton Dunia
Pemerintah Siapkan Rekonstruksi Rumah Korban Gempa NTT, Pendataan Jadi Prioritas
Hotspot Karhutla di Kalimantan Meningkat 4 Kali Lipat dalam Sehari
Korban Gempa M 7,7 di NTT Capai 83 Orang, Ribuan Warga Masih Terdampak
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 02:09 WIB

Pemkab Kerinci Buka Peluang Kolaborasi dengan PT KMH untuk Perkuat Pengelolaan Sampah

Sabtu, 12 September 2026 - 23:59 WIB

Sabtu Ceria Rutan Sungai Penuh: Tingkatkan Kebugaran Jasmani dan Pererat Solidaritas Pegawai

Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB

Dorong Pengembangan Komoditas Kopi, Wako Alfin Serahkan Bantuan Bibit & Kompos ke Petani RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 07:31 WIB

Wako Alfin – Wawako Azhar Safari Jumat ke Masjid Nurul Haq RKE

Sabtu, 12 September 2026 - 04:04 WIB

Maulid Nabi 1448 H di Kerinci Jadi Momentum Perkuat Keteladanan dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 12 September 2026 - 01:55 WIB

Sebagai Wujud Solidaritas Mitra Strategis, Rutan Sungai Penuh Gelar Doa Bersama untuk 5 Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Jumat, 11 September 2026 - 19:47 WIB

PLN Peduli Serahkan Bantuan TJSL, MAN 3 Kerinci Resmi Miliki Kelas Digital

Jumat, 11 September 2026 - 14:54 WIB

Pemprov Jambi Buka Seleksi Komisi Informasi 2026-2030, Cek Syarat dan Cara Daftarnya

Berita Terbaru

Opini

Menerka Karakter Manusia Kerinci

Sabtu, 12 Sep 2026 - 20:47 WIB